YM Kim Yong Nam Kunjungi RI 13-16 Mei
Senin, 7 Mei 2012 | 16:53
Kim Yong Nam [google] [JAKARTA]
Presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi Republik Demokratik Rakyat Korea
(RDRK), Yang Mulia Kim Yong Nam dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke
Indonesia pada tanggal 13–16 Mei 2012.
Kunjungan
ini dilakukan dalam rangka memenuhi undangan Presiden RI.
Indonesia
dan RDRK memiliki hubungan bilateral yang baik sejak dibukanya hubungan
diplomatik secara resmi pada tahun 1961.
Dalam
pertemuan rutin yang diadakan setiap Senin pagi atau disebut breakfast meeting, Menteri
Koordinator
Perekonomian Hatta Radjasa menjelaskan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
akan kedatangan pejabat tertinggi nomor dua Korea Utara sejak Kim Jong Un
menggantikan ayahnya, Kim Jong Il, di Istana Negara.
Setelah
itu, Presiden SBY akan mengunjungi Timor Leste disusul Bangkok, Thailand. SBY
beserta rombongan kembali lagi ke tanah air dan bersiap-siap untuk menyambut
kedatangan Presiden Portugal Anibal Cavaco Silva.
"Hari
ini (7/5), kita membahas jadwal kunjungan tamu-tamu negara kita. Yang akan
datang adalah Presiden Korea Utara, kemudian nanti itu juga kunjungan Bapak
Presiden ke Timor Leste, kemudian ke Bangkok, kemudian juga ada kunjungan
kenegaraan dari Presiden Portugal," jelasnya usai breakfast meeting di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/5).
Kim
Yong Nam sendiri akan datang ke Indonesia dan berikutnya Singapura guna
mempelajari lebih lanjut tentang Singapura dan pembangunan Indonesia.
Kim
sendiri adalah wajah diplomatik negara dan kunjungannya diharapkan dapat menjadi
jalan bagi Korut untuk membuat pengaturan bagi para pejabat untuk mempelajari
kebijakan ekonomi kedua negara.
Pasalnya,
isolasi Korea Utara telah memperdalam sejak PBB memperluas sanksi dan AS
membatalkan kesepakatan bantuan pangan dalam menanggapi bulan lalu itu gagal
peluncuran roket. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Rampok Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Diduga Ada Kesepakatan Hitam Ical-SBY
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Polisi Menembak Langsung Kerumunan Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
