Sebagai Putera Presiden, Ibas Potensial jadi Cawapres
Selasa, 3 Juli 2012 | 11:45
Edi Baskoro Yudhoyono alias Ibas (Foto: ANTARA/Irsan Mulyadi)
[JAKARTA] Partai
Golkar (PG) masih menimbang-nimbang partai politik (parpol) mana yang akan
diajak serta dalam koalisi menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.
Artinya, PG bukan hanya memikirkan siapa calon wakil presiden (cawapres) yang
akan mendampingi Aburizal Bakrie (ARB).
Hal itu disampaikan Ketua DPP PG, Hadjriyanto Thohari kepada SP, di Jakarta,
Selasa (3/7). "Banyak nama yang bisa dipertimbangkan jadi cawapres,
termasuk Ibas (panggilan akrab Sekretaris Jenderal DPP PD, Edhie Baskoro
Yudhoyono). Ibas potensial jadi cawapres, sebab beliau putra Presiden,"
kata Hadjriyanto.
Menurutnya, sebagai putra presiden, Ibas pastilah potensial. Apalagi dengan
pola kultur politik seperti Indonesia ini. "Bukankah di negeri ini ada
ungkapan "mangga tidak jatuh jauh dari pohonnya"?" imbuh
Hadjriyanto.
Dia menambahkan, potensi yang besar itu dapat dibuktikan dengan dukungan suara
terhadap Ibas dalam Pemilu 2009. "Lihat saja, dalam Pemilu 2009 Ibas
sebagai calon legislatif berhasil meraih suara terbesar di antara seluruh calon
yang ada. Walhasil, di negeri ini jangankan putra presiden, bahkan putra mantan
presiden saja pasti mendapatkan dukungan suara yang sangat besar. Inilah
faktanya, dan inilah kenyataan budaya politik yang kita miliki," tandas
Wakil Ketua MPR ini. [CKP/]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Rampok Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Polisi Menembak Langsung Kerumunan Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
Dicecar Soal Pernikahan, Djoko Susilo Gerah
