SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

SBY: Tak Ada Ruang buat Premanisme di Indonesia
Selasa, 21 Februari 2012 | 13:26

Presiden SBY [google] Presiden SBY [google]

[JAKARTA] Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan tak ada ruang terbuka bagi aksi premanisme untuk berkuasa di negeri ini. Meski belum mengambil tindakan langsung, Presiden dikatakan Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha akan mengambil tindakan tegas dan serius untuk menangani tindakan yang meresahkan warga ini.
 
"Kita telah mendengarkan bersama pernyataan bapak Presiden bahwa tidak ada ruang untuk aksi kekerasan dan anarkisme di negeri ini. Tentu ini akan diproses  secara hukum," tegasnya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (21/2).

Presiden lanjut Julian, atas nama hukum tidak akan pernah menyatakan pembenaran atas kekerasan yang terjadi di negeri ini, baik itu dilakukan perorangan maupun kelompok.
"Tidak ada pembenaran untuk kekerasan oleh siapapun," ucap Julian.

Sebelumnya, Senin (20/2) Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, menyatakan Presiden SBY tidak membahas secara spesifik mengenai penangkapan John Kei, tersangka pembunuhan Bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono dalam silahturami antara Presiden dan Lembaga Negara di DPR. Tapi, kata Priyo, Presiden menyinggung masalah premanisme di Indonesia. "Presiden menyatakan prihatin adanya gesekan sosial, meletupnya anarkisme, dan tindakan premanisme," katanya.

Priyo setuju dengan Presiden dan menyatakan bahwa kepolisian harus memberantas semua bentuk premanisme di semua lapisan masyarakat. "Kepolisian harus paling depan di saat kita sedang giat membangun sistem demokrasi," katanya.

Presiden dan DPR juga sepakat bahwa nilai-nilai sosial Indonesia tereduksi sehingga menciptakan hal-hal yang memprihatinkan, seperti gesekan sosial dan premanisme tersebut. [O-2]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN