Presiden Turut Berduka Atas Korban Sukhoi
Kamis, 10 Mei 2012 | 21:04
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) [google] [JAKARTA]
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui juru bicaranya, Julian Aldrin
Pasha mengungkapkan rasa duka yang mendalam bagi seluruh keluarga korban
bilamana seluruh penumpang pesawat Sukhoi Superjet-100 yang jatuh di lereng
Gunung Salak, Jawa Barat, Rabu (9/5) sore kemarin, diketemukan dalam keadaan
tewas.
“Bapak
Presiden menyampaikan turut berbelasungkawa kepada keluarga korban bilamana
memang telah dipastikan dan diverifikasi tim DVI dari Mabes Polri setelah
kepastian itu,” katanya usai Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden,
Jakarta, Kamis (10/5).
Dikatakannya,
upaya prioritas penyelamatan korban telah diinstruksikan kepada Basarnas, namun
diinformasikan hingga Kamis sore belum ditemukan.
Oleh karena
itu, tindakan evakuasi dilakukan dengan koordinasi Basarnas dan tim Disaster
and Victim Investigation (DVI) Polri untuk mengidentifikasi dan memastikan
jenazah korban saat diterima pihak keluarga nantinya.
Seperti
diketahui, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyampaikan manifes
terakhir penumpang pesawat Sukhoi yang jatuh kemarin berjumlah 47. Jumlah
penumpang lokal ada 39 orang dan warga Rusiasebanyak 8 orang yang merupakan kru
pesawat asal Rusia itu.
Sementara
itu, Menteri Perhubungan EE Mangindaan hingga Kamis sore mengatakan, KNKT masih
belum menemukan penyebab pasti jatuhnya Sukhoi karena buruknya cuaca yang
menghambat penelusuran.
Untuk itu,
dia meminta agar tidak ada oknum yang mengarang-ngarang apa penyebab jatuhnya
pesawat dengan fitur canggih itu.
“Ini sudah
ada korban, jangan berandai-andai, itu tidak bagus. Mari kita lihat saja
prosedurnya nanti, apa yang dilanggar dan tidak,” katanya. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Rampok Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Polisi Menembak Langsung Kerumunan Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
Dicecar Soal Pernikahan, Djoko Susilo Gerah
