SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 18 April 2014
Pencarian Arsip

Pranomo Anung Figur Yang Pas

PDI-P Segera Usulkan Calon Ketua MPR RI
Rabu, 19 Juni 2013 | 9:23

Taufiq Kiemas. [Antara] Taufiq Kiemas. [Antara]

[JAKARTA] Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dipersilakan mengajukan calon Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI pengganti Taufiq Kiemas (TK), yang meninggal dunia pada 8 Juni lalu.  

"Hasil rapat konsultasi pimpinan MPR sepakat menyerahkan kepada PDI-P untuk mengusulkan nama calon pengganti Ketua MPR," kata Wakil Ketua Fraksi PDI-P MPR RI, Arif Budimanta usai rapat konsultasi antara pimpinan MPR dengan pimpinan fraksi-fraksi dan pimpinan kelompok DPD di MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/6).  

Menurut Arif, forum rapat konsultasi pimpinan MPR sepekat menyerahkan kepada Fraksi PDI-P untuk mengusulkan nama calon Ketua MPR sesuai dengan amanah UU No. 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (MD3) serta Tata Tertib MPR.  

"Dalam kedua aturan tersebut diatur soal mekanisme penggantian Ketua MPR jika meninggal dunia, berhalangan tetap, atau diberhentikan," katanya.  

Arif menjelaskan mekanisme penggantianKetua MPR karena alasan tersebut diatur dalam Pasal 33 dan Pasal 82 Tata Tertib MPR RI serta dalam Pasal 16 dan Pasal 18 UU No. 27 Tahun 2009 tentang MD3.  

Wakil Ketua MPR Melani Leimena Suharli membenarkan pernyataan Arif Budimanta, yakni rapat konsultasi pimpinan MPR sepakat menyerahkan kepada Fraksi PDIP MPR untuk mengusulkan nama calon pengganti Ketua MPR.  

Menurut dia, mekanisme penggantian Ketua MPR dengan alasan tertentu diatur dalam UU No. 27 Tahun 2009 tentang MD3 dan Tata Tertib MPR, sehingga kedua aturan ini yang menjadi acuan pimpinan MPR.  

"Tata Tertib MPR sejalan dengan UU MD3 sehingga kami menggunakannya sebagai acuan," katanya.  

Politikus Partai Demokrat ini menambahkan, kalau pun ada pasal dalam UU MD3 yang dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi, pasal tersebut tidak ada kaitannya dengan mekanisme penggantian Ketua MPR, sehingga aturan mekanisme penggantian Ketua MPR tetap sejalan antara Tata Tertib MPR dan UU MD3.  

Arif menambahkan, Fraksi PDI-P di MPR RI menyambut baik kesimpulan rapat konsultasi pimpinan MPR dan segera melaporkannya kepada Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri.  

"Tunggu saja hasil keputusan DPP PDI-P," kata Arif ketika ditanya figur calon Ketua MPR pengganti Taufq Kiemas.  

Ketika disebutkan beberapa nama petinggi DPP PDI-P seperti  Pramono Anung, Puan Maharani, Tjahjo Kumolo, dan Sidarto Dhanusubroto, Arif tetap mengatakan agar menunggu hasil keputusan DPP PDI-P.  

"Siapa pun yang diputuskan oleh DPP PDI-P, dia adalah pilihan terbaik. Kami akan menerimanya. Kami harapkan pengganti Pak Taufiq dapat meneruskan cita-cita kebangsaan yang selama ini sudah dibangun MPR," katanya.

Sementara itu, di kalangan wartawan nama Pranomo Anung sangat cocok menggantukan figur almarhum Taufiq Kiemas. Pramono adalah tokoh nasional yang bisa diterima semua pihak.

“Paling tidak, PDI-P menyodorkan nama pengganti yang bisa mengimbangi peran yang telah dilakukan almarhum Taufiq Kiemas. Pak TK adalah negarawan yang diterima semua orang. Pramono Anung adalah sosok yang bisa diterima semua orang dan golongan,” kata Ketua Koordinatoriat Wartawan Parlemen, Jaka Suryo. [Ant/L-8]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN