SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Sabtu, 25 Mei 2013
Pencarian Arsip

KPK Mulai Bidik Pimpinan DPR RI
Rabu, 20 Juni 2012 | 14:22

Abraham Samad. [google] Abraham Samad. [google]

[JAKARTA] Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menyatakan, KPK siap mendalami pernyataan terdakwa kasus suap Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Wa Ode Nurhayati, perihal sinyalemen aliran dana ratusan miliar rupiah mengalir ke pimpinan DPR RI.

"Sinyalemen itu akan kita dalami untuk memastikan benar atau tidak  apa yang disampaikan Wa Ode itu," kata Abraham Samad di sela rapat Tim Pengawas kasus Bank Century DPR RI di Jakarta, Rabu (20/6).

Abraham menegaskan, jika ada faktanya, maka KPK akan memanggil orang-orang yang disebutkan oleh Wa Ode Nurhayati.

Namun, jika hanya pernyataan saja tanpa didukung bukti dan fakta, menurut dia, maka KPK tidak akan memanggil atau memeriksa nama-nama yang disebut Wa Ode Nurhayati.

"Kalau ternyata hanya omongan, tidak didukung oleh bukti dan fakta, masak kita mau panggil orang itu," ujarnya.

Ditanya, sudah sejauh mana bukti dan fakta yang dikantongi KPK, Abraham mengatakan, KPK masih mendalaminya.

Sebelumnya, anggota DPR RI Wa Ode Nurhayati menyatakan, dirinya adalah pihak yang dikorbankan dalam kasus dugaan korupsi dana penyesuaian infrastruktur daerah (DPID).

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai, pimpinan DPR RI yang harus bertanggung jawab terkait dugaan suap dana DPID di Badan Anggaran DPR RI, karena ikut menerima.

Wa Ode Nurhayati mengatakan hal itu usai menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta dengan agenda pembacaan surat dakwaan, Rabu (13/6).

Menurut Wa Ode, ada data yang dipegang tenaga ahli di Badan Anggaran DPR RI mengenai jatah untuk pimpinan DPR RI. [Ant/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN