SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 19 Juni 2013
Pencarian Arsip

Kharis Suhud Meminta Keluarga Rukun
Senin, 20 Agustus 2012 | 11:42

M Kharis Suhud. [Google] M Kharis Suhud. [Google]

[JAKARTA], Mantan Ketua MPR/DPR RIperiode 1987-1992, Letnan Jenderal (Purn) Mohammad Kharis Suhud meminta keluarga agar tetap rukun.

Permintaan yang sekaligus pesan terakhir itu disampaikan  salah satu putranya, Hari Santoso. "Pesan terakhir ke keluarga, bapak minta keluarga hidup rukun," ujar Hari kepada merdeka.com di rumah duka Jalan Pati Unus 14, Jakarta Selatan, Senin (20/8).

Meski berat, keluarga merelakan kepergian alhmarhum yang memang sudah mengalami sakit sejak lama. Almarhum meninggal karena sakit komplikasi jantung.

Beliau sakit sejak Maret 2012 dan sempat dirawat secara intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Pusat. "Dirawat di RSPP 1 bulan. Bapak meninggal pukul 00.30 WIB dini hari tadi di RSPP," jelas Hari.

Mantan ketua Fraksi ABRI periode 1982-1987 ini pergi meninggalkan 4 orang anak dan 8 orang cucu. Istri Kharis Suhud sudah berpulang lebih dulu pada 2005 silam.

Kharis Suhud lahir di Madiun, Jawa Timur, 10 April 1925. Dia adalah tokoh militer dan politikus Indonesia yang pernah menjabat sebagai ketua MPR/DPR pada masa Orde Baru, dari tahun 1987 hingga 1992.

Sebelumnya, pada 1982 hingga 1987 ia memimpin Fraksi ABRI. Pada tahun 1975—1978, ia menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Thailand. [Berbagai sumber/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN