SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 19 Juni 2013
Pencarian Arsip

Penembakan di Solo

Kapolri Minta Masyarakat Tak Risau
Jumat, 17 Agustus 2012 | 20:09

Kapolri Timur Pradopo [google] Kapolri Timur Pradopo [google]

[JAKARTA] Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal (Pol) Timur Pradopo meminta masyarakat untuk tidak risau karena aparat keamanan telah menangani kasus penembakan pos pengamanan Lebaran (Pospam) di Gamblegan, Serangan, Solo, pada Jumat (17/8) dini hari.

"Semua sekarang masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut, tentunya masyarakat tidak usah khawatir semua pos-pos, jalur pantura, jalur selatan, semua termasuk yang melakukan langkah-langkah kaitan dengan masalah kriminalitas semua siap," kata Kapolri usai peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka Jakarta, Jumat.

Ia menambahkan, ada dua korban luka dalam persitiwa itu dan tim dari kepolisian sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengurai masalah tersebut dan mencari pelakunya.

"Ya tentunya ada yang luka, dua dan itu semua sudah dalam keadaan selamat, anggota, tim sudah bekerja saya kira itu. Sekali lagi kasih kesempatan untuk kita melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Motif belum diketahui, tapi masyarakat saya minta tenang, tentunya masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Sementara itu Kepala BIN Marciano Noorman mengatakan, petugas masih mengusut peristiwa tersebut dan ia mengharapkan dapat segera terungkap siapa pelakunya.

"Penembakan di Solo sedang diikuti perkembangannya. Kita yakin dalam waktu tidak terlalu lama akan terbongkar pelakunya," tegasnya.

Sebelumnya, Kepolisian membentuk tim gabungan yang terdiri atas unsur Detasemen Khusus Antiteror dan Tentara Nasional Indonesia untuk menyelidiki kasus penembakan Pospam Lebaran 5 di Jalan Brigjen Sudiarto, Gemblegan, Solo, oleh orang tidak dikenal, Jumat dini hari.

"Sudah dibentuk tim gabungan, saat ini sedang diselidiki," kata Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Didiek Sutomo Triwidodo usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia di Semarang, Jumat.

Ia belum dapat menjelaskan motif penembakan pospam Lebaran tersebut.

Ketika ditanya keterkaitan penembakan itu bertujuan untuk mengacaukan peringatan HUT Kemerdekaan RI atau perayaan Idul Fitri 1433 Hijriyah, ia juga masih enggan berkomentar.

Sebelumnya, Pospam Lebaran 5 Gemblegan, Serangan, Solo diberondong tembakan oleh orang tidak dikenal sekitar pukul 01.00 WIB.

Penembakan tersebut melukai dua petugas jaga, yakni Bripka Endro Margiyanto, dan Brigradir Kukuh Budiyanto. Petugas menemukan sembilan selongsong peluru, dan enam proyektil di depan Pospam tersebut.

Dalam peritiwa tersebut mengakibatkan tiga lubang dinding depan pospam, karena terkena tembakan, sedangkan di sebelah kiri juga tiga lubang tembakan. Tembakan juga mengenai kursi plastik. [Ant/L-8]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN