Penembakan di Solo
Kapolri Minta Masyarakat Tak Risau
Jumat, 17 Agustus 2012 | 20:09
Kapolri Timur Pradopo [google] [JAKARTA] Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal
(Pol) Timur Pradopo meminta masyarakat untuk tidak risau karena aparat keamanan
telah menangani kasus penembakan pos pengamanan Lebaran (Pospam) di Gamblegan,
Serangan, Solo, pada Jumat (17/8) dini hari.
"Semua sekarang masih dalam proses pemeriksaan dan penyelidikan lebih
lanjut, tentunya masyarakat tidak usah khawatir semua pos-pos, jalur pantura,
jalur selatan, semua termasuk yang melakukan langkah-langkah kaitan dengan
masalah kriminalitas semua siap," kata Kapolri usai peringatan detik-detik
Proklamasi di Istana Merdeka Jakarta, Jumat.
Ia menambahkan, ada dua korban luka dalam persitiwa itu dan tim dari kepolisian
sudah melakukan langkah-langkah penyelidikan untuk mengurai masalah tersebut
dan mencari pelakunya.
"Ya tentunya ada yang luka, dua dan itu semua sudah dalam keadaan selamat,
anggota, tim sudah bekerja saya kira itu. Sekali lagi kasih kesempatan untuk
kita melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Motif belum diketahui, tapi
masyarakat saya minta tenang, tentunya masih dalam proses penyelidikan,"
katanya.
Sementara itu Kepala BIN Marciano Noorman mengatakan, petugas masih mengusut
peristiwa tersebut dan ia mengharapkan dapat segera terungkap siapa pelakunya.
"Penembakan di Solo sedang diikuti perkembangannya. Kita yakin dalam waktu
tidak terlalu lama akan terbongkar pelakunya," tegasnya.
Sebelumnya, Kepolisian membentuk tim gabungan yang terdiri atas unsur Detasemen
Khusus Antiteror dan Tentara Nasional Indonesia untuk menyelidiki kasus
penembakan Pospam Lebaran 5 di Jalan Brigjen Sudiarto, Gemblegan, Solo, oleh
orang tidak dikenal, Jumat dini hari.
"Sudah dibentuk tim gabungan, saat ini sedang diselidiki," kata
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Didiek Sutomo Triwidodo
usai upacara peringatan Hari Ulang Tahun Ke-67 Kemerdekaan Republik Indonesia
di Semarang, Jumat.
Ia belum dapat menjelaskan motif penembakan pospam Lebaran tersebut.
Ketika ditanya keterkaitan penembakan itu bertujuan untuk mengacaukan
peringatan HUT Kemerdekaan RI atau perayaan Idul Fitri 1433 Hijriyah, ia juga
masih enggan berkomentar.
Sebelumnya, Pospam Lebaran 5 Gemblegan, Serangan, Solo diberondong tembakan
oleh orang tidak dikenal sekitar pukul 01.00 WIB.
Penembakan tersebut melukai dua petugas jaga, yakni Bripka Endro Margiyanto,
dan Brigradir Kukuh Budiyanto. Petugas menemukan sembilan selongsong peluru,
dan enam proyektil di depan Pospam tersebut.
Dalam peritiwa tersebut mengakibatkan tiga lubang dinding depan pospam, karena
terkena tembakan, sedangkan di sebelah kiri juga tiga lubang tembakan. Tembakan
juga mengenai kursi plastik. [Ant/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kemnakertrans Rampok Rp 1,18 Triliun Duit Amnesti TKI di Arab Saudi
Mari Membaca Berita BBM Versi Media Sosial
Deplu AS Bilang RI Gagal Lindungi Minoritas
Sidang Paripurna DPR Sahkan UU APBN-P 2013
KPK Diminta Audit Pungli Oleh Kemnakertrans
Polisi Menembak Langsung Kerumunan Massa
Dukung BBM Naik, Partai Koalisi Terancam Tenggelam di Pemilu 2014
Dicecar Soal Pernikahan, Djoko Susilo Gerah
