Dirut Merpati: Rencana Mogok Tak Ganggu Operasional
Minggu, 13 Mei 2012 | 17:37
Mantan Dirut Merpati Nusantara Airlines Sardjono Johny Tjitrokusumo. [SP/Charles Ulag] [JAKARTA] Dirut Merpati Jhonny
Sardjono meyakini bahwa rencana pemogokan oleh sejumlah pilot Merpati pada
Senin (14/5) besok, tidak akan mengganggu kegiatan operasional penerbangan dari
maskapai BUMN tersebut.
"Semua operasional pada Senin (14/5) akan berjalan lancar," kata
Jhonny Sardjono di Jakarta, Minggu (13/5).
Menurut Jhonny, dirinya tidak mengetahui secara rinci mengenai pemogokan dan
memastikan bahwa pemogokan itu tidak dikontrol dirinya.
Hal tersebut, ujar dia, karena pilot bukanlah termasuk dari sekumpulan
orang-orang yang dapat disuruh begitu saja untuk melakukan pemogokan.
Jhonny yang dikabarkan segera diganti oleh Kementerian BUMN itu juga
mengatakan, dirinya tidak memiliki pesan apapun terhadap orang yang akan
menggantikan dirinya.
Namun, ia mengutarakan harapannya agar berbagai rencana pengembangan bisnis
maskapai Merpati yang telah dijalankan sejak kepemimpinannya dapat diteruskan
oleh penggantinya.
Sebelumnya, sebanyak 68 pilot Merpati telah menandatangani pernyataan yang
mempertanyakan rencana untuk mencopot Jhonny Sardjono sebagai Dirut Merpati.
Menurut perwakilan para pilot, Capt Hendra Yusak di Jakarta, Sabtu (12/5),
terdapat sejumlah pilot yang menyatakan akan mogok bila Jhonny diberhentikan.
Menurut Hendra Yusak, kinerja Jhonny sebagai Dirut Merpati sangat bagus
sehingga tidak layak untuk diganti.
Berdasarkan data dari Merpati, saat ini jumlah pilot Merpati sekitar 390 orang,
yang menerbangi sebanyak 178 frekuensi penerbangan di seluruh rute Merpati baik
di dalam negeri maupun internasional.
Maskapai yang didirikan pada 6 September 1962 ini, saat ini mengoperasikan
sekitar 33 pesawat yang menerbangi sekitar 87 kota tujuan. [Ant/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Satu Lagi Teman Wanita Fathanah Kembalikan Uang Ke KPK
KPK Telusuri Aliran Dana Ke Elite PKS
Panglima TNI Isyaratkan Pengganti Dirinya KSAD Baru
Geledah Kediaman Tersangka Pajak, KPK Temukan Rp 3 Miliar
Jhonny Allen Jadi Tersangka Penggelapan Tanah?
JK Sarankan Anwar Ibrahim Tempuh Jalur Hukum
Koruptor Merajalela, Saatnya Dihukum Mati
Istana Harus Dengar Protes Rakyat Terkait Penghargaan ACF
BNN Hati-hati Keluarkan ‘Justice Collaborator’ untuk Corby
