Angie Berjanji Akan Kooperatif
Kamis, 3 Mei 2012 | 22:44
Angelina Sondakh [google] [JAKARTA]
Tersangka Kasus dugaan suap pembahasan anggaran di Kementerian Pemuda dan
Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas),
Angelina Sondakh (Angie) mengaku akan kooperatif membantu Komisi Pemberantasan
Korupsi (KPK) mengungkap kasus yang saat ini menjeratnya.
“Saya kooperatif,” jawab Angelina Sondakh ketika ditanya apakah akan membantu
KPK mengungkap kasus yang menjeratnya di Jakarta, Kamis (3/5).
Tetapi, pernyataan Angie tersebut sedikit berbeda dengan pernyataan dari kuasa
hukumnya, Teuku Nasrullah. Di mana, mengatakan bahwa saat pemeriksaan Angie
tetap mengaku tidak ada pembicaraan melalui blackberry
mesangger (BBM) dengan terpidana Mindo Rosalina Manulang (Rosa).
“Angie mengatakan itu bukan pin Blackberry
(BB) beliau,
dan tidak mengenal pembicaraan itu (dengan Rosa),” ujar Nasrullah usai mendampingi
pemeriksaan Angie di kantor KPK, Jakarta, Kamis (3/5).
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Zulkarnain mengatakan bahwa lembaga yang dipimpinnya
siap melindungi Angelina Sondakh. Dengan catatan, harus kooperatif dan
memberikan keterangan yang sebenarnya.
"Jelas kita
akan melindungi karena semua posisi penegak hukum pada prinsipnya melindungi.
Apalagi, jika sudah memberikan keterangan yang benar dan kooperatif," kata
Zulkarnain kepada SP, Kamis (3/4) pagi.
Oleh karena itu, Zulkarnain menghimbau agar Angelina Sondakh atau yang akrab
dipanggil Angie memberikan keterangan yang sebenarnya dalam pemeriksaan.
Sehingga, pemberkasan perkaranya cepat selesai dan menjadi hal yang meringankan
nantinya.[N-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pimpinan KPK Sindir Sikap Kader PKS
KPK Dalami Aliran Dana ke Anis Matta
Wanita-Wanita Cantik Merusak Citra PKS Sebagai Partai Agama
Penghargaan Untuk Sebuah Ketidaknyamanan
Fathanah Mulai Sebut Nama Presiden PKS Anis Matta
Maju jadi Capres, Djoko Santoso Sempat Temui Surya Paloh
DPR-DPD Desak Presiden Tutup PT Freeport
Jumlah Advokat Hitam Makin Banyak, Penegakan Hukum di Indonesia Hancur
Presiden SBY Sampaikan Belasungkawa Atas Pembunuhan di London?
