Ada Oknum Komisi I DPR RI Yang Nikmati Uang Sukhoi Yang Jatuh di Gunung Salak
Rabu, 16 Mei 2012 | 15:09
Akbar Faisal [google] [JAKARTA] Anggota Komisi II DPR RI Akbar Faisal
menuding ada oknum di Komisi I DPR RI yang diduga menikmati duit dari pembelian
pesawat Sukhoi Superjet-100, yang jatuh di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, Rabu
(9/5) sore.
Akbar pun meminta agar ada yang harus bertanggung
jawab di balik tragedi ini. Karena perusahaan sponsor yang mendatangkan pesawat
Sukhoi Superjet-100 yang nahas itu, ternyata satu grup dengan PT Citra Persada, pihak
ketiga yang memasok pesawat tempur Sukhoi untuk militer Indonesia.
“Karena kelihatannya ada nama di situ, saya sebut
saja ada nama Sujipto di situ alias Yin Tong. Maka untuk itu, saya rasa
pimpinan, sebagai anggota dewan, saya di beri mandat untuk menyuarakan apa yang
harus saya katakan, maka saya katakan saat ini,” kata Akbar Faisal.
Ia mengatakan hal itu saat rapat paripurna membahas
dua agenda pokok yakni paparan awal pemerintah terkait APBN 2013 dan pengesahan
hibah meriam kepada pemerintah Timor Leste.
Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI Anis Matta
itu juga dihadiri Menteri Keuangan Agus Martowardoyo dan Kepala Bapenas Armida
Alisjahbana. Meski memenuhi kuorum, banyak anggota dewan terhormat yang absen.
Selain menyebut nama oknum yang bermain, politisi
Partai Hanura itu menduga pengusaha tersebut ikut bermain mata dengan oknum
Komisi I DPR RI, sehingga besar kemungkinan ada politisi Senayan, yang ikut
menikmati uang di balik pembelian pesawat naas itu.
Akbar juga meminta Kementerian Pertahanan (Kemenhan)
memberikan klarifikasi atas pernyataan
Menteri Pertahanan (Menhan) Purnomo Yusgiantoro, yang mengatakan tidak ada
pihak ketiga dalam kasus pembelian alutsista.
“Beberapa hari yang lalu, kita menyetujui pembelian
37 tank amfibi dari Rusia. Lalu apa
hubungannya denga Sukhoi yang jatuh? Saya
mendapat sebuah informasi bahwa sebenarnya pemilik perusahaan yang memasuk
pembelian 37 tank amfibi dari Rusia, atas nama PT Citra Persada, adalah satu
group dengan promotor yang mendatangkan Sukhoi Superjet-100 ke Indonesia PT
Trimarga,” katanya. [L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Demokrat: Silakan Saja PKS Keluar Dari Koalisi
Gadis Remaja Diperkosa 5 Anggota Geng Motor
Ustad Telepon Desak Penambahan Kuota Impor Daging
Tak Hanya Ke 45 Perempuan Cantik, Dana Fathanah Mengalir Ke Politikus
Inilah 45 Perempuan Penerima Duit Fathanah
KPK Periksa Linda, Penerima Aliran Dana Fathanah
Gus Ipul Kebagian Dana Fathanah, PKS Bilang Itu Fitnah
Panglima TNI Pimpin Upacara Sertijab KASAD
Dirjen Peternakan Benarkan Terima Dokumen Maria Liman
Partai Demokrat Buat Aturan Baru, Hanya 2 Anggota Keluarga Yang Boleh Caleg
