Tradisi Emas Bulutangkis Berhenti, Tontowi/Liliyana Minta Maaf
Jumat, 3 Agustus 2012 | 9:22
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir [reuters] [LONDON] Bulutangkis Indonesia gagal total mempertahankan tradisi
medali emas di Olimpiade setelah pilar terakhir, ganda campuran Tontowi
Ahmad/Liliyana Natsir dikalahkan unggulan kedua asal Tiongkok Xu Chen/Ma Jin rubber
game 23-21, 18-21, 13-21 pada semifinal di Wembley Arena, Kamis (2/8) waktu
setempat.
Tontowi/Liliyana tidak ingin berlarut-larut dalam kesedihan.
Juara All England 2012 itu berusaha menampilkan yang terbaik dalam perebutan
medali perunggu saat melawan ganda campuran Denmark Joachim Fischer
Nielsen/Christinna Pedersen, Jumat (3/8).
Pada semifinal, Joachim/Christinna dikalahkan unggulan pertama asal Tiongkok Zhang
Nan/Zhao Yunlei 21-17, 17-21,19-21. “Kami mohon maaf tidak
bisa mempertahankan tradisi medali emas. Perjuangan belum berakhir, kami tidak
bisa kasih medali emas, tapi kami coba untuk persembahkan perunggu. Tetap fokus
karena akan tanding lagi,” kata Liliyana.
Sedangkan ganda putra Indonesia Muhammad Ahsan/Bona Septano
menyerah di tangan pasangan Korea Selatan Jung Jae Sung/Lee Yong Dae 12-21,
16-21 pada babak perempatfinal. Pada Rabu (1/8), Simon Santoso harus mengakui
keunggulan kandidat juara Olimpiade London 2012 Lee Chong Wei 12-21, 9-21,
Taufik Hidayat dikalahkan unggulan kedua asal Tiongkok Lin Dan 9-21, 12-21, dan
Adriyanti Firdasari gagal melangkah ke perempat final setelah dikalahkan
unggulan kedua asal Tiongkok Wang Xin 15-21, 8-21.
Sejak 1992, Indonesia tidak pernah absen mengantongi medali
emas Olimpiade. Susi Susanti dan Alan Budikusuma yang membangun tradisi
tersebut. Susi menjuarai tunggal putri, sedangkan Alan meraih medali emas
tunggal putra Olimpiade Barcelona 1992.
Empat tahun berikutnya di Atlanta, ganda putra Ricky
Subagdja/Rexy Mainaky menjadi penerus. Prestasi itu dipertahankan ganda putra
Candra Wijaya/Tony Gunawan pada
Olimpiade Sydney 2000. Empat tahun berikutnya di Athena,
Taufik Hidayat menjuarai medali emas tunggal putra. Markis Kido/Hendra Setiawan
menjadi yang terakhir mengibarkan bendera Merah Putih pada Olimpiade Beijing
2008. [Y-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
