Ruud Van Nistelrooy Pilih Gantung Sepatu
Selasa, 15 Mei 2012 | 12:00
Ruud Van Nistelrooy [google] [MALAGA] Striker Malaga Ruud Van
Nistelrooy asal Belanda, mundur dari sepak bola profesional, Senin, mengakkiri
karir panjangnya termasuk pernah bersama Manchester United dan Real Madrid.
"Kemarin saya bermain terakhir secara profesional," kata Van
Nistelrooy (35) dalam temu pers, sehari setelah Malaga mendapatkan tempat pada
kompetisi Liga Champions musim mendatang, setelah menang pada laga terakhir
melawan Sporting Gijon.
"Tidak ada kata lain yang lebih baik dari saat ini, ketika tim saya sedang
merasakan eforia," kata Van Nistelrooy.
"Saya ingin bermain di Liga Champions, tetapi saya sudah harus
menghentikannya. Saya sudah mencapai limit secara fisik dan saya tidak dapat
lagi bermain di level atas," kata pemain Belanda itu, yang memiliki nama
julukan "Van Gol" di Madrid.
"Saya gembira sudah dapat mengambil keputusan ini. Saya berterima kasih
kepada Malaga setelah selama bertahun-tahun bersama dan itu tidak akan dapat
saya lupakan," katanya.
Selama karirnya dalam dua dekade, Van Nistelrooy memenangi kompetisi liga dan
menjadi pencetak gol terbanyak di tiga negara -- Inggris, Spanyol dan Belanda,
dimana ia bermain bersama PSV Eindhoven dan Heerenveen.
Dengan 60 gol di kompetisi Liga Champions, ia menjadi pencetak gol terbanyak
kedua setelah teman setimnya mantan pemain Real Madrid Raul Gonzalez dari
Spanyol, yang mecetak 71 gol.
Ia bermain selama lima musim bersama Manchester United, memenangi kompetisi
Liga Inggris pada 2003 dan piala domestik pada 2004, Piala Liga 2006 dan
Community Shield pada 2003.
Selama empat musim bersama Real Madrid, ia merupakan bagian dari dua gelar
juara liga pada 2007 dan 2008 serta Piala Super Spanyol pada 2008.
Di Belanda, ia memenangi kompetisi liga dua kali ketika sebagai striker untuk
PSV -- tetapi tidak pernah menang bersama tim nasional Belanda dalam 70 kali
pertandingannya.
"Saya bangga sudah memenangi gelar bersama klub dan juga secara
perorangan, tetapi rasa puas saya terbesar adalah bermain dari satu musim ke
musim lain," kata Van Nistelrooy, Senin.
Seteah dua musim bersama Hamburg, ia pindah ke Malaga tahun lalu, tempat ia
bermain tidak lagi sebagai pemain kunci.
"Saya merasakan ada tantangan tahun ini tetapi saya rasa saya tidak dapat
lagi melakoninya. Pada Februari sampai Maret, saya mulai menyadari bahwa sudah
tiba saatnya saya mundur," katanya.
Tapi pertandingan final Liga Spanyol, Minggu, merupakan masa paling disukainya
dalam karirnya.
"Terakhir selalu terbaik. Tahun ini merukan sukses total," katanya,
"Kualifikasi Liga Champions rasanya sudah seperti juara." [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Spurs Awali Kemenangan Atas Grizzlies
Ini Dia Kostum Baru Barcelona untuk Musim Depan
Kalah 0-5 dari China Kok Merasa Puas?
Khesena Juara di Offroad Merapi
Arsenal, Klub Terbaik di London Utara
Persipura Tolak Lepas Jacksen Tiago ke Timnas, PSSI Tanggapi Dingin
Nasib Mourinho Ditentukan Madrid Hari Ini?
Barca Dekati 100 Angka Berkat Kemenangan Atas Valladolid
