SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 19 Mei 2013
Pencarian Arsip

Pelatih Bulutangkis Putri Mundur, Persiapan Olimpiade Terganggu
Rabu, 6 Juni 2012 | 11:53

Wong Tat Meng [google] Wong Tat Meng [google]

[JAKARTA] Pelatih asal Malaysia Wong Tat Meng yang menangani tunggal putri dikabarkan mundur. Ia sudah berpamitan dengan para pemain Jumat pekan lalu dan kabarnya kembali ke Negeri Jiran. Namun, pihak Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) masih enggan berkomentar tentang kepergian asisten Li Mao itu.  

“Sampai saat ini, saya belum mendapatkan kabar itu (mundurnya Wong). Saya tidak tahu dari mana kabar itu berasal. Saya belum bisa berkomentar banyak karena tidak ada pembicaraan  dengan saya maupun PBSI mengenai hal itu,” ujar Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto, Selasa (5/6).  

Legenda bulutangkis Ivana Lie menilai mundurnya Wong bisa mempengaruhi persiapan atlet menuju Olimpiade London pada 27 Juli-12 Agustus mendatang. Apalagi, sebelumnya Kepala Bidang Pembinaan PB PBSI Hadi Nasri juga diberitakan mengundurkan diri.  

“Pengunduran diri Wong ini bukan masalah kecil, karena sebentar lagi olimpiade. Kalau pengunduran Hadi Nasri ini menunjukkan ada masalah sehingga dua Binpres mundur. Sebelumnya kan Lius Pongoh juga mengundurkan diri,” ujarnya.  

Kabar mundurnya Wong membuat tunggal putri peringkat 38 dunia Adriyanti Firdasari cukup sedih. Maklum, Firda terpilih untuk mewakili Indonesia di nomor tunggal putri pada Olimpiade London 2012 mendatang. Firda merasa mengalami peningkatan sejak ditangani Wong.  

Firda maju ke Olimpiade dengan menggunakan fasilitas wild card. Ia ditunjuk PB PBSI untuk mewakili Indonesia karena masukan dari Wong yang menilainya memiliki kesiapan lebih. Awalnya, Maria Febe Kusumastuti yang disebut-sebut akan berlaga di London.  

“Saya tidak tahu prosesnya. Saya serahkan semuanya ke PB PBSI karena saya sebagai pemain hanya tinggal mempersiapkan diri, ada bagian yang memutuskan. Saya sudah siap bertanding di Olimpiade dan berharap bisa meraih medali,” katanya.  

Indonesia diwakili oleh sembilan atlet pada Olimpiade. Simon Santoso dan Taufik Hidayat akan berjibaku pada nomor tunggal putra, Mohammad Ahsan/Bona Septano menjadi satu-satunya wakil ganda putra, Greysia Polli/Meiliana Jauhari turun pada ganda putri, Lilyana Natsir/Tontowi Ahmad di ganda campuran, dan Adrianti Firdasari pada sektor tunggal putri.  

Indonesia berharap bisa mempertahankan medali emas Olimpiade dari cabang olahraga tepok bulu ini. Medali emas pertama diraih legenda bulutangkis Susi Susanti dan Alan Budikusuma pada Olimpiade Barcelona 1992. Sejak saat itu, bulutangkis tidak pernah absen mempersembahkan medali emas. [Y-8]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN