SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Mei 2013
Pencarian Arsip

Liga Premier Inggris

Liverpool Tumbang di Kandang
Rabu, 2 Mei 2012 | 10:55

Pemain Liverpool Martin Skrtel (atas) melompat merebut bola dengan pemain Fulham Clint Dempsey pada lanjutan Liga Utama Inggris di Stadion Anfield, Selasa (1/5) atau Rabu (2/5) dini hari WIB [AP] Pemain Liverpool Martin Skrtel (atas) melompat merebut bola dengan pemain Fulham Clint Dempsey pada lanjutan Liga Utama Inggris di Stadion Anfield, Selasa (1/5) atau Rabu (2/5) dini hari WIB [AP]

[LIVERPOOL] Harapan Liverpool untuk mendapat suntikan moral sebelum laga final Piala FA melawan Chelsea pada Sabtu (5/5) di Stadion Wembley gagal total setelah kalah 0-1 dari tamunya Fulham dalam lanjutan Liga Utama Inggris di Stadion Anfield, Selasa (1/5) atau Rabu (2/5) dini hari WIB. Kekalahan ini sekaligus memberi peluang kepada rival sekotanya, Everton untuk berada di atas mereka untuk pertama kalinya sejak 2005 pada musim ini.  

Di klasemen sementara, Everton berada di peringkat ketujuh dengan 52 poin sedangkan Liverpool berada satu tingkat di bawahnya dengan 49 angka dengan dua pertandingan sisa. Kalau Liverpool mampu menyapu bersih dua laga sisa itu dan Everton kalah maka The Reds masih mengukuhkan superioritasnya atas rival Merseyside-nya itu.  

Satu-satunya gol pada laga melawan Fulham tersebut lahir dari gol bunuh diri bek Martin Skrtel pada menit ke-5. Gol ini berawal dari tendangan keras mantan pemain Liverpol John Arne Riise yang menyentuh lengan Skrtel sehingga membelokkan arah bola dan tidak bisa dijangkau penjaga gawang Alexander Doni. Dengan kekalahan ini maka   Liverpool hanya memetik 5 kemenangan dari 18 laga kandang di Anfield musim ini.

Pada laga tersebut Pelatih Kenny Dalglihs mencoba melakukan enam pergantian dari tim yang mengalahkan Norwich 3-0 pada Sabtu lalu. Tetapi ternyata pergantian itu tidak membuahkan hasil. Sebaliknya, bagi Fulham ini adalah kemenangan tandang pertama mereka di Anfield.  

Padahal, dalam laga tersebut, Liverpool menguasai jalannya pertandingan. Mereka menguasai 60 persen “ball possession” sedangkan Fulham hanya 40 persen. Steven Gerrard dan kawan-kawan juga memiliki sejumlah peluang tetapi miskin penyelesaian akhir. Pemain andalan mereka Luis Suarez yang tidak pernah diistirahatkan dan mencetak tiga gol ke gawang Norwich akhir pekan lalu serta Steven Gerrard tidak mampu menjebol gawang Fulham. Sejumlah peluang yang mereka dapat terbuang percuma.  

Pelatih Liverpool Kenny Dalglish geram melihat penampilan anak-anak asuhnya. Dia menilai, penampilan timnya sama sekali tidak menunjukkan bahwa mereka adalah pemain Liverpool. Dia juga mengakuk bahwa dia dan para pemainnya belum beruntung pada laga dini hari tadi itu.  

“Keinginan (untuk menang) dan sikap tidak ada di sana. Ini bukan malam yang baik bagi kami, termasuk saya. Saya kira, ini tidak bisa dikatakan sebagai sebuah penampilan. Lebih adil kalau mereka diberi waktu beberapa menit lagi di atas lapangan dengan sebuah pertandingan penting pada Sabtu mendatang tetapi penampilan dan sikap mereka sangat miskin dan penampilan itu tidak menunjukkan bahwa mereka adalah pemain Liverpool,” kata Kenny Dalglish.

Liverpool hanya meraih satu poin dalam empat laga terakhir yaitu melawan Wigan Athletic, Aston Villa, West Bromwich Albion, dan Fulham. Padahal, di atas kertas, tim-tim ini seharusnya bisa dikalahkan Liverpool.  

Sementara itu pada laga terpisah di Britannia Stadium Stoke City menahan imbang 1-1 tim sekota Liverpool, Everton. Gol Everton itupun lahir dari gol bunuh diri penyerang jangkung Peter Crouch pada menit ke-44. Untung Cameron Jerome berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-69. Pemain itu berhasil menaklukkan penjaga gawang Tim Howard setelah mengelabui dua bek Everton.  

Dengan hasil imbang tersebut, Everton memperpanjang rekor tidak terkalahkan pada tujuh laga musim ini. Hasil imbang ini juga cukup membuat mereka meninggalkan rival sekotanya, Liverpool di papan klasemen.  

Sementara bagi Stoke City, hasil imbang ini mendongkrak posisi mereka ke peringkat 13 klasemen sementara atau dua poin dari posisi tertinggi mereka sejak promosi pada 2008. Dengan raihan ini maka Peter Crouch masih bertahan di Liga Utama Inggris musim depan. [AP/A-21]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN