Liga Champions
Inilah Data dan Fakta Jelang Duel Marseille Vs Inter Milan
Rabu, 22 Februari 2012 | 9:54
Wesley Sneijder [yahoo] [MARSEILLE] Kamis (23/2) dinihari nanti, Liga Champions
babak 16 besar akan melangsungkan pertandingan menarik antara tuan rumah
Marseille menghadapi Inter Milan di Stade Velodrome.
Marseille kehilangan pemain kunci di depan Loic Remy yang
cedera, demikian juga dengan Stephane Mbia dan Andre-Pierre Gignacara.
Sedangkan pemain tengah Alou Diarra yang sempat cedera, kemungkinan sudah bisa
diturunkan.
“Duel ini bukannya antara Didier Deschamps menghadapi
Claudio Ranieri. Tetapi murni tentang Marseille melawan Inter,” ungkap Deshamps
yang pernah mengalahkan Ranieri saat Monaco berhadapan dengan Chelsea pada 2004.
Dari kubu Inter, Walter Samuel kembali ke lini belakang
setelah sempat mengalami otot tertarik. Penyerang Diego Forlan juga dipastikan
bisa dimainkan. Namun keputusan belum diambil untuk bisa memasang pengatur serangan
Wesley Sneijder.
“Ia (Sneijder) tak pernah menjadi asalah, melainkan solusi
untuk waktu yang tepat. Merupakan tugas pelatih untuk melihat pemain dengan
integrits dan kualits yang special. Saya akan mengambil keputusan mengenai
penampilannya di lapangan,” ungkap pelatih Inter, Ranieri.
Inter sudah pernah menghadapi Marseille di babak perempat
final Piala UEFA 2003-2004. Dalam dua kali pertemuan ini, Marseille menang dengan skor
1-0.
Marseille tak mampu mencetak lebih dari satu gol saat
bertemu dengan lawannya asal Italia dalam 14 kali pertemuan di kompetisi Eropa.
Inter hanya menang empat kali, dan kalah enam kali dalam 11
kali pertandingan terakhir Liga Champions.
Rekor Marseille dalam menghadapi klub Italia adalah menang
lima kali, kalah lima kali dan empat kali imbang.
Pasar taruhan internasional menempatkan Marseille menang
dengan perbandingan 11/10, Inter menang 11/4, dan hasil imbang 9/4. [L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Napoli Pupuskan Ambisi Juventus Raih Gelar Ganda
Balapan Basah Jadi Kunci Rossi Naik Podium
Hadapi Tim Tuan Rumah, Timnas Terinspirasi Kemenangan Chelsea
Jelang Semifinal, Timnas Harapkan Okto dan Yosua Bisa Dimainkan
Raih Liga Champions, Di Matteo Layak Dipertahankan Chelsea
