Di Matteo dan Drogba Terombang-ambing di Stamford Bridge
Selasa, 22 Mei 2012 | 10:53
Pelatih interim klub Chelsea Roberto Di Matteo (kanan) tersenyum dengan Presiden UEFA Michel Platini (membelakangi kamera) saat menerima trofi Liga Champions pada akhir laga final melawan Bayern Muenchen di Allianz Arena [AP]. [LONDON] Hanya dua hari setelah menjuarai Liga Champions,
situasi tidak menentu menyelimuti Stamford Bridge, markas Chelsea. Pasalnya,
masa depan pelatih sementara mereka, Roberto di Matteo dan pahlawan Chelsea pada
final Liga Champions Sabtu (19/5) atau Minggu (20/5) dini hari lalu, Didier
Drogba belum juga jelas. Padahal kontrak kedua orang itu akan berakhir bulan
depan.
Menanggapi itu, Chief Executive Chelsea Ron Gourlay
menegaskan, masa depan Roberto di Matteo sebagai pelatih tetap Chelsea baru
akan ditentukan minggu depan atau dua minggu lagi. Waktu yang lama itu
diperlukan guna mengambil keputusan yang terbaik bagi klub dari London Barat
tersebut. Meski demikian, manajemen klub sangat senang dan bangga pada Di
Matteo, tertuama atas apa yang sudah dia capai selama menjadi pelatih
sementara. Bahkan Di Matteo adalah pilihan termurah sebagai pelatih tetap Si
Biru.
“Dia sudah bekerja fantastik dan saya sangat bangga
dengannya dan atas apa yang dia capai. Dia sudah bekerja dengan sangat baik,”
kata Ron Gourlay kepada Sky Sports TV.
Menurut dia mempertahankan Di Matteo sebagai pelatih tetap
di klub itu tidak hanya akan menyenangkan para pemain tetapi akan menjadi pilihan
yang paling murah bagi Chelsea.
Pasalnya, Chelsea sudah menghabiskan 28 juta pounds sebagai
biaya pemecatan Carlo Ancelotti dan mendatangkan Andre Villas-Boas (AVB). Biaya
itu kemudian diperbesar ketika Villas-Boas dipecat oleh pemilik klub, Roman Abramovich.
Abramovich sendiri ditaksir sudah menghabiskan 800 juta
pounds sejak membeli Chelsea pada 2003. Dan, sampai tahun lalu, The Blues belum
juga meraih keuntungan. Dalam laporan pada 30 Juni 2011, Chelsea mengalami
kerugian 67,7 juta pounds. Tetapi bagi tapian minyak asal Rusia itu hal seperti
itu tidak soal. Sebab total kekayaannya ditaksir mencapai 9,5 miliar pounds.
Selain nasib Di Matteo, nasib Didier Drogba juga belum
jelas, menyusul akan berakhirnya kontrak pemain asal Pantai Gading itu pada akhir
bulan depan. Para pemain Chelsea berharap Drogba bertahan di Stamford Bridge.
Drogba adalah seorang pemain yang memberikan hasil berbeda pada laga-laga
besar.
“Bila Anda tanya kepada setiap pemain di klub ini, semuanya
berharap dia (Drogba) tetap tinggal di sini. Tetapi dia sendiri yang akan
mengambil keputusan,” kata bek Chelsea Gary Cahill.
T
etapi keberadaan Drogba membuat penyerang Chelsea lainnya,
Fernando Torres tidak nyaman di Stamford Bridge. Pasalnya, mantan pemain
Liverpool ini jarang diturunkan sebagai starter, termasuk pada final Liga
Champions akhir pekan lalu. Karena itu Torres meminta untuk berbicara dengan
manajemen klub terkait masa depannya di Stamford Bridge. Striker tim nasional
Spanyol ini juga memperlihatkan ketidaksenangannya sebagai pemain cadangan
kepada publik. Tetapi pihak manajemen menilai, sikap Torres itu bersifat
sesaat. [AP/Sky Sports/ESPN/A-21]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Mourinho Tinggalkan Madrid, Pemain Chelsea Senang, Barcelona Lega
Tak Mampu Kendalikan Suporter, Indonesia Diancam Main Tertutup
Habis Digunduli, Indonesia Ketemu Lagi Tim China
Inilah Data dan Fakta Final Liga Champions
Munchen Ingin Hapus Kenangan Buruk Final 2012
PSG Siapkan 100 Juta Pound untuk Dapatkan Rooney
Indonesia Kalah Tipis 2-3 dari China
Nasri Bertahan di Manchester City
