MotoGP
Balapan Basah Jadi Kunci Rossi Naik Podium
Senin, 21 Mei 2012 | 15:34
Duel seru Stoner (1) melawan Rossi (46) di Sirkuit Le Mans, Prancis [google] [LE MANS] Luar Biasa, The Doctor ternyata belum habis.
Valentino Rossi mampu membawa motor Ducati meraih podium kedua pada balapan
MotoGP di Grand Prix Prancis, Sirkuit Le Mans, akhir pekan kemarin.
Salah satu kunci kesuksesan Rossi ternyata pada kesiapan
timnya untuk menghadapi balapan dalam kondisi yang becek karena hujan.
The Doctor menyatakan, setelah sesi kualifikasi ia berharap
pada balapan basah.
Mengapa demikian? Karena ternyata ia mampu menunggangi
pacuan Demosedici GP12 secara maksimal dalam kondisi basah dibandingkan dalam
kondisi kering.
Rossi finis di posisi kedua, di belakang pembalap Yamaha
Jorge Lorenzo, dan di depan posisi ketiga Casey Stoner (Honda).
“Saya sangat bahagia, karena hasil ini sangat penting buat
kami. Kami tahu punya peluang lebih baik dalam kondisi seperti ini untuk
podium. Jadinya saya mencoba konsentrasi. Kami punya peluang meraih hasil tiga
besar,” ujarnya.
Juara dunia tujuh kali ini sempat dilewati dua pembalap
Tech3 Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso di awal balapan. Penyebabnya karena
pandangan Rossi sempat terganggu oleh uap dari napas yang dihembuskannya di
kaca helm.
“Saya berada di belakang Stoner pada saat itu, dan siap
melewatinya. Namun pandangan saya agak terganggu karena penggunaan helm yang
baru. Saya coba buka sedikit helm tersebut dan membiarkan udara masuk, saat
saya sudah bisa melihat dengan baik, saya menjadi semakin kencang, dan mampu
mendekati Stoner”.
“Kemudian saya melakukan duel hebat dengan Stoner untuk
memperbutkan posisi. Saya senang dengan hasil ini. Ini merupakan kerja tim.
Sekarang kami berharap bisa kompetitif pada balapan di lintasan kering juga,”
tegas Rossi.
Duel hebat Rossi vs Stoner berlangsung di lima putaran
akhir. Stoner memanfaatkan power pacuan Honda di lintasan lurusnya untuk
menjauhi The Doctor. Namun Rossi mampu melihat celah saat memasuki tikungan di
putaran akhir, dan traksi motor Ducati yang biasanya lemah saat keluar tikungan
ternyata menjadi lebih baik, sehingga pembalap Italia itu mampu melewati Stoner
sekaligus menutup celah untuk lawannya menyerang. [L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
