Warga Serbu Sembako Murah GK2S Garansi
Senin, 13 Agustus 2012 | 7:04
Sembako [JAKARTA] Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433
H, harga sembako di Jakarta maupun kota-kota lain di Indonesia melambung
tinggi. Kondisi itu melemahkan daya beli masyarakat, terutama kelompok
masyarakat miskin.
Untuk membantu masyarakat tersebut, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan
Adil Aman Sejahtera untuk Indonesia (Garansi) menggelar operasi pasar sembako
murah selama dua hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, Minggu
(12/8) hingga Senin (13/8).
"Sembako murah seperti ini diharapkan bisa meringankan saudara-saudara
kita dari ekonomi lemah dalam menyambut Hari Raya Lebaran," kata Ketua
Umum Garansi, Gondo Raditiyo Gambiro di sela-sela operasi sembako murah di
Jalan Haji Nawi, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (12/8).
Ia didamping Ketua Garansi DKI Jakarta Iwan Rinaldo
Syarief dan Sekjen Garansi DKI Bayu Raditiyo.
Paket sembako murah yang dibagikan senilai Rp 15.000 atau setengah dari harga
pasar, berupa dua kilogram beras berkualitas nomor satu dan satu kilogram
minyak goreng kemasan.
Setiap lokasi pembagian sembako, Garansi menyiapkan
500 paket sembako murah.
Gambiro menjelaskan sasaran penerima sembako murah adalah dari kelompok
pemulung, kelompok buruh, pedagang kaki lima, mahasiswa dan ibu rumah tangga.
Kelompok masyarakat tersebut cukup strategis menjadi
pelaku utama Gerakan Kewirausahaan Kelompok Strategis (GK2S) yang satu bulan
lalu dideklrasikan Garansi.
"Garansi membina kelompok masyarakat ini agar
menjadi tulang punggung pelaku wirausaha melalui wadah koperasi dan usaha kecil
menengah. Lebih baik berbuat, meskipun kecil, daripada hanya bicara wacana yg
bisa menyesatkan harapan masyarakat," ujar anggota Komisi VIII DPR dari
Fraksi Partai Demokrat ini.
Melalui sinergi program GK2S dan pembagunan Induk
Koperasi Garansi, Gambiro yakin bisa mempercepat akselarasi pembangunan ekonomi
nasional yang berbasis ekonomi kerakyatan dalam meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Dengan demikian bisa mempercepat pengentasan kemiskinan sekaligus
mengurangi angka pengangguran.
Saat ini, Garansi juga sedang membangun unit-unit
koperasi dalam program 1.000 unit koperasi Garansi yang tersebar di seluruh
Indonesia. Menurutnya, koperasi tetap menempati posisi vital dan
strategis untuk menopang eksistensi perekonomian nasional. [R-14]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
Antisipasi Mahasiswa Ngamuk, Kampus Nommensen Diliburkan Selama Sepekan
Anggaran Pelantikan Gubernur Jateng Rp 1 Miliar
Sidang Kasus Cebongan Digelar 20 Juni
Wow..Anggaran Interior Rumah Dinas Gubernur Banten Rp 5,9 Miliar
Kondisi Merapi Tidak Membahayakan
