SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 19 Juni 2013
Pencarian Arsip

Warga Serbu Sembako Murah GK2S Garansi
Senin, 13 Agustus 2012 | 7:04

Sembako Sembako

[JAKARTA]  Mendekati Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H, harga sembako di Jakarta maupun kota-kota lain di Indonesia melambung tinggi. Kondisi itu melemahkan daya beli masyarakat, terutama kelompok masyarakat miskin.

Untuk membantu masyarakat tersebut, organisasi kemasyarakatan (Ormas) Gerakan Adil Aman Sejahtera untuk Indonesia (Garansi) menggelar operasi pasar sembako murah selama dua hari di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Barat, Minggu (12/8) hingga Senin (13/8).

"Sembako murah seperti ini diharapkan bisa meringankan saudara-saudara kita dari ekonomi lemah dalam menyambut Hari Raya Lebaran," kata Ketua Umum Garansi, Gondo Raditiyo Gambiro di sela-sela operasi sembako murah di Jalan Haji Nawi, Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta, Minggu (12/8). Ia didamping Ketua Garansi DKI Jakarta Iwan Rinaldo Syarief dan Sekjen Garansi DKI Bayu Raditiyo.

Paket sembako murah yang dibagikan senilai Rp 15.000 atau setengah dari harga pasar, berupa dua kilogram beras berkualitas  nomor satu dan satu kilogram minyak  goreng kemasan.   Setiap lokasi pembagian sembako, Garansi menyiapkan 500 paket sembako murah.

Gambiro menjelaskan sasaran penerima sembako murah adalah dari kelompok pemulung, kelompok buruh, pedagang kaki lima, mahasiswa dan ibu rumah tangga. Kelompok masyarakat tersebut cukup strategis menjadi pelaku utama Gerakan Kewirausahaan Kelompok Strategis (GK2S) yang satu bulan lalu dideklrasikan Garansi.

"Garansi membina kelompok masyarakat ini agar menjadi tulang punggung pelaku wirausaha melalui wadah koperasi dan usaha kecil menengah. Lebih baik berbuat, meskipun kecil, daripada hanya bicara wacana yg bisa menyesatkan harapan masyarakat," ujar anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Melalui sinergi program GK2S dan pembagunan Induk Koperasi Garansi, Gambiro yakin bisa mempercepat akselarasi pembangunan ekonomi nasional yang berbasis ekonomi kerakyatan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian bisa mempercepat  pengentasan kemiskinan sekaligus mengurangi angka pengangguran.

Saat ini, Garansi juga sedang membangun unit-unit koperasi dalam program 1.000 unit koperasi Garansi yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurutnya, koperasi tetap menempati  posisi vital dan strategis untuk menopang eksistensi perekonomian nasional. [R-14]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN