UPH Luluskan 903 Sarjana
Sabtu, 28 Mei 2011 | 10:17
Wisuda mahasiswa S1 dan S2 Universitas Pelita Harapan di Kampus UPH Karawaci, Sabtu (28/5). (Foto: SP/ Natasia C Wahyuni) [TANGERANG] Universitas Pelita Harapan (UPH) Karawaci, Tangerang, meluluskan sebanyak 903 sarjana yang terdiri dari 753 lulusan S1, 132 lulusan S2, 13 lulusan D4, dan 5 lulusan D3 dalam acara Wisuda XIX pada Sabtu (28/5) pagi. Dalam wisuda kali ini, terdapat dua wisudawan double degree dari Magister Manajemen dan Magister Teknik Industri UPH.
Rektor UPH Jonathan L Parapak berharap para wisudawan dapat membawa perubahan dan perbaikan untuk bangsa dan negara. Para lulusan juga diharapkan mengamalkan visi UPH yaitu menerapkan ilmu sejati yang tinggi, iman yang kokoh kepada Tuhan, dan karakter yang mulia.
"Para wisudawan kami utus dengan harapan bisa menjadi agent of hope, agent of change, dan transformasi," kata Jonathan, Sabtu pagi.
Sementara itu, Ketua Umum Wisuda XIX J Kirk Kauffeldt mengamanatkan agar para wisudawan tidak lelah belajar.
"Pendidikan di universitas harus menginspirasi Anda secara terus menerus untuk menjadi seorang pembelajar, meskipun Anda tidak lagi menjalani pembelajaran formal. Belajar adalah disiplin pribadi. Mencari kebenaran, pengetahuan, dan kebijaksanaan sehingga Anda dapat menginspirasi orang lain juga agar berhasrat belajar," ujar Kauffeldt.
Wisuda UPH ini dihadiri pula oleh pembicara dan tamu khusus Wakil Presiden Eksekutif Universitas Corban, Oregon, AS, Matt Lucas, Wakil Presiden Senior PT Bank CIMB Niaga Andreas Tjahyana Tedja, dan Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) wilayah Bengkulu dan Ketua Sekolah Tinggi Teologia Arastamar Bengkulu Pendeta Waharman Kiasip.
Seorang mahasiswa berprestasi yang turut diwisuda adalah lulusan Fakultas Hukum UPH Johan Kurnia yang pernah tiga kali mewakili Indonesia dalam kompetisi internasional Philip C Jessup International Law Moot Court Competition. [C-5]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kapal Pengangkut Batubara Tenggelam di Perairan Merak
Subak Diakui Dunia, Masyarakat Bali Gembira
Larangan Beribadah Harus Dilaporkan ke Dewan PBB
BBM Langka di Lampung, Pertamina ‘Ngapain Aja?’
Duit Kencan Kurang Rp 20 Ribu, Pria Bunuh Wanita Penghibur
Rusuh di Jambi, 60 Rumah Karyawan Perusahaan Sawit Dibakar
Jika Tak Kuat Mental, Keluarga Disarankan Tidak Lihat Jasad Korban Sukhoi
Duel di Kafe, Satu Tewas Ditebas Pedang
