SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Kamis, 23 Mei 2013
Pencarian Arsip

Tolak Orientasi Mahasiswa Bertendensi Bullying
Jumat, 10 Agustus 2012 | 11:52

Ilustrasi aksi bullying [google] Ilustrasi aksi bullying [google]

[JAKARTA] Maraknya kasus bullying akhir-akhir ini di beberapa daerah di Indonesia, menimbulkan keresahan para orangtua untuk mencari tempat sekolah atau kuliah. Pada masa penerimaan mahasiswa baru seperti sekarang, biasanya dilakukan masa pengenalan terhadap program studi mahasiswa baru, yang seyogyanya memfasilitasi para mahasiswa baru malah sering kali dijadikan ajang “balas dendam” bagi para senior.

“Kami menolak orientasi mahasiswa bertendensi bullying. Hal-hal seperti itu, tidak akan terlihat di Kampus Universitas Trisakti. Kami juga mengimbau seluruh pengelola perguruan tinggi di Indonesia untuk mencegah bullying sedini mungkin,” kata I Komang Suka'arsana, Wakil Rektor Bidang III Kemahasiswaan Universitas Trisakti di Jakarta, dalam siaran persnya, Jumat (10/8). Dikatakan, Rektor Usakti, Thoby Mutis melalui SK Nomor 373/Usakti/SKR/VIII sejak tahun 2007 telah menghapus segala bentuk kegiatan acara pengenalan mahasiswa baru yang menyimpang dari norma, etika, tradisi akademik. “Demikian juga semua yang dapat menimbulkan ekses negatif, pemborosan biaya dan waktu, serta yang melanggar HAM terhadap mahasiswa baru,” katanya.

Menurut Komang, dalam SK tersebut ditegaskan, kegiatan pengenalan kampus harus fokus pada kegiatan belajar-mengajar, bimbingan studi, dan kegiatan yang menunjang profesi, serta keberhasilan studi mahasiswa baru.

“Universitas Trisakti telah berhasil memutus benang merah budaya bullying berkat adanya aturan yang tegas. Masa pengenalan kampus di Usakti pun tidak hanya diikuti mahasiswa saja, namun juga melibatkan para orangtua mahasiswa dalam kegiatan tersebut,”  terang Komang.

Usakti taat pada peraturan pemerintah, yakni Keputusan  Dirjen Dikti Depdiknas No:38/DIKTI/Kep/2000 tentang Pengaturan Kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru di Perguruan Tinggi, yang menyebutkan bahwa berdasarkan hasil evaluasi terhadap kegiatan orientasi studi menunjukkan pelaksanaannya tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan menyimpang dari norma.

Oleh karena itu, pengenalan terhadap program studi mahasiswa baru hanya boleh dilakukan dalam rangka kegiatan akademik dan dilaksanakan oleh pimpinan perguruan tinggi, serta menghapus segala kegiatan acara penerimaan mahasiswa baru.

Komang juga memaparkan, Usakti sangat mengutamakan kegiatan akademik mahasiswanya. “Oleh karenanya, para mahasiswa baru pada dua semester pertama selalu kami dorong untuk fokus pada studinya dan tidak mengikuti dahulu kegiatan-kegiatan yang tidak berhubungan dengan program studinya. Kami juga lakukan bimbingan profesi, seperti kunjungan profesi dan study group,” jelas Komang. Ia pun mencontohkan, Fakultas Hukum pada awal tahun pertama melakukan kunjungan profesi ke lembaga permasyarakatan, di mana segala perkara hukum bermuara di sana dan juga kunjungan profesi terhadap fakultas lainnya. “Sebagai hasilnya, telah bertahun-tahun Universitas Trisakti tidak ada kasus kekerasan dalam kegiatan orientasi mahasiswa, tidak ada perkelahian antarfakultas, apalagi dengan universitas lain,” ujar Komang.

Selain itu, Ketua Forum Komunikasi Karyawan Universitas Trisakti (FKK Usakti), Advendi Simangunsong mengaku turut mendukung pola pembinaan tersebut, “Segenap dosen dan karyawan juga telah berkomitmen untuk selalu mengawasi kegiatan pengenalan studi bagi mahasiswa baru, agar tidak menjurus kepada kekerasan dan bullying” ujarnya. “Kami akan terus mendukung pola pembinaan yang menekankan pada kualitas pendidikan tertinggi” ujarnya melanjutkan.

Advendi menegaskan, ketertiban kegiatan pengenalan untuk mahasiswa baru, adalah tanggung jawab semua pihak. “Dalam SK Rektor 2007 tersebut, juga disebutkan bahwa seluruh pimpinan fakultas atau program studi, dosen, dan karyawan dalam ruang lingkup Usakti, diwajibkan menaati dan melaksanakan keputusan ini dengan penuh tanggung jawab. ”Pelanggaran dalam bentuk apa pun, akan diberi sanksi yang tegas,” katanya. [J-11]      




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN