Supir Angkutan di Medan Jalani Tes Urine
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 10:00
Ilustrasi toilet [google] [MEDAN] Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut)
bekerjasama dengan Dinas Perhubungan akan melakukan tes urine terhadap setiap
supir angkutan sebelum mengangkut masyarakat yang melakukan mudik ke kampung
halaman dalam menyambut perayaan Idhul Fitri 1433 Hijriyah.
"Pemeriksaan urin setiap supir angkutan ini diperlukan
untuk menekan angka kecelakaan lalulintas menjelang dan setelah lebaran. Sebab,
kecelakaan lalulintas tidak terlepas dari kelalaian supir angkutan saat
berkendara di jalan," ujar Kepala Bagian Dokumentasi dan Informasi Polda
Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada SP, Sabtu (11/8).
Nainggolan mengatakan, polisi bersama dengan dinas
perhubungan sudah melakukan kesepakatan untuk tidak membenarkan supir angkutan
membawa pemudik jika hasil tes urine ternyata positif mengandung zat aditif
berbahaya. Selain itu, pihaknya juga tidak membenarkan supir membawa angkutan
yang tidak layak untuk membawa masyarakat saat mudik.
Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Anthoni Siahaan
menyampaikan, uji kelayakan bus angkutan diperiksa untuk mengetahui kemampuan
jarak perjalanan. Pihaknya juga tidak akan memberikan izin bus angkutan bila
tidak layak untuk dioperasikan. Setiap
angkutan yang layak dioperasikan nantinya diberikan stiker.
"Proses uji kelayakan bus angkutan ini melibatkan tim
khusus dari perhubungan dan kepolisian. Dijamin tim ini tidak akan main - main
meneliti setiap bus tersebut. Ini khusus bus angkutan pemudik. Kami pun
mengharapkan masyarakat yang melakukan mudik dengan menggunakan mobil pribadi
juga terlebih dahulu menservice kendaraan masing - masing sebelum dibawa untuk
mudik ke kampung halaman," sebutnya.
[155]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Kapolda NTT: Tugas Polisi Pengamanan Bukan Hitung Suara!
Kapolri Harus Beri Sanksi Keras Kapolda Papua
Akhirnya Pendukung Rustri Beralih ke Ganjar
Penghitungan Cepat, Paket Frenly Sementara Unggul
Kawah Gunung Merapi Keluarkan Gas Beracun
Biaya Tinggi di Dalam Lapas, Alasan Napi Kendalikan Jaringan Narkotika
