Sultan: Hormati Perbedaan Awal Puasa
Kamis, 19 Juli 2012 | 14:06
Sri Sultan Hamengku Buwono X [google] [BANTUL] Gubernur Daerah Istimewa
Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta warga di daerah ini untuk
menghormati dan menghargai perbedaan dalam penetapan awal bulan Ramadhan 1433
Hijriah.
"Mau mengikuti pemerintah boleh, mau tidak juga boleh," kata Sultan
usai menghadiri upacara peringatan Hari Jadi Bantul ke-181 di Lapangan Dwi
Windu Trirenggo, Bantul, DIY, Kamis.
Menurut Sultan, perbedaan dalam menentukan waktu puasa itu sah saja dan harus
dihormati, karena hal itu juga berdasarkan keputusan dan keyakinan
masing-masing dan sudah menjadi keputusan bersama.
"Misalnya di daerah Jawa Timur sudah ada yang melaksanakan puasa hari ini,
jadi dihormati saja. Kalau saya mengikuti tanggal 20 Juli, karena dalam
tanggalan kraton juga tanggal 20 Juli," katanya.
Sultan mengatakan, penentuan waktu puasa di Indonesia memang sering berbeda,
namun hal itu hendaknya tidak jadi masalah, asalkan yang menjalankan bisa saling
menghormati satu sama lain.
Sementara itu, Bupati Bantul Sri Suryawidati mengatakan sesuai Surat Edaran
Nomor 451/2710 tentang seruan menyambut bulan suci Ramadhan 1433 Hijriah,
pegawai negeri sipil (PNS) di daerah ini diimbau meningkatkan keimanan dan
ketakwaan.
"Kami juga berharap PNS tetap memenuhi ketentuan yang ada baik menyangkut
jam kerja maupun toleransi umat beragama. Bagi PNS yang muslim dapat menunaikan
ibadah puasa sesuai tuntutan syariah," katanya.
Bupati mengatakan, selain ibadah puasa, PNS juga diharapkan memperbanyak amalan
dengan tetap menjalankan kewajiban dan semangat pengabdian yang tinggi.
Ia menambahkan, pada saat menjalankan puasa hendaknya tidak menjadi alasan bagi
pegawai untuk bermalas-malasan, harus tetap menjadikan pelayanan sebagai
ibadah.
"Bagi PNS yang tidak menjalankan puasa diminta menjaga toleransi dan
kerukunan antarumat beragama dengan tidak menampakkan makan dan minum di siang
hari, serta merokok" katanya. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Masyarakat Bali Diminta Kawal Rekapitulasi
PT Freeport Diminta Umumkan Nama-Nama Yang Masih Terkubur
Lapan Luncurkan Roket Pembawa Satelit Di Morotai
Dinilai Memihak Petani, SPI Jateng Dukung Ganjar
BNN Bekuk Warga Inggris Penyelundup Sabu 1,5 Kg
Kakak Beradik Di Medan Timur Tewas Terbakar
Mafia Hukum, Polisi, dan Hakim Diduga Berada di Balik Eksekusi Lahan Pulo Brayan, Medan
Kandungan Polifenol Dalam Kakao Bisa Jadi Obat
Pilgub NTT Putaran Kedua, Paket Frenly dan Esthon-Paul Bertarung Visi dan Misi
Wakil Menkes: Tak Ada Larangan Beri Dana Insentif Ke Dokter PTT
