Ratusan Pengamen Jabodetabek Meriahkan Festival Lagu Empat Pilar
Sabtu, 23 Juni 2012 | 13:19
Seorang pengamen sedang beraksi dalam "Festival dan Lomba Cipta Lagu Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” di Gedung DPR/MPRI RI, Jakarta, Sabtu (23/6). [SP/Gusti Lesek] [JAKARTA] Sebanyak 465 musisi jalanan atau pengamen
se-Jabodetabek mengikuti “Festival dan
Lomba Cipta Lagu Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara” di gedung
DPR/MPRI RI, Jakarta, Sabtu (23/6).
Festival lagu selama dua hari tersebut digelar dalam rangka
meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan penghayatan tentang Empat Pilar
Kehidupan Berbangsa dan Bernegara (Pancasila, Undang Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) , Negara Kesatuan Republik Indonesia
(NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika di kalangan para pengamen.
Wakil Ketua MPR RI Melanie Leimena Suharli yang membuka
acara tersebut menyambut gembira dan suka-cita atas antusiasme kelompok pengamen/musisi
jalanan dalam mengikuti festival dan lomba cipta lagu tersebut.
Dalam lomba tersebut, seluruh peserta wajib menampilkan
karya lagu ciptaannya sendiri, dan lirik lagu yang diciptakan harus mengandung
semangat nilai-nilai Pancasila seperti persatuan, nasionalisme serta
patriotisme bangsa maupun Bhinneka Tunggal Ika.
“Lagu yang dinyanyikan juga
harus memperhatikan nilai-nilai sopan santun dan tidak merupakan
kata-kata yang sarkastik (kasar) serta tidak berbau SARA atau menyindir
golongan tertentu,“ ujar Melani.
Melani menambahkan, peserta Festival lagu Empat Pilar akan
memperebutkan total hadian Rp 80 juta untuk kategori perorangan (juara I, II,
III, dan Harapan I, II dan III) dan grup (juara I, II, III dan Harapan I, II
dan III).
Juara I kategori peroranagan akan meraih hadiah Rp 7,5 juta
dan Rp10 juta untuk posisi terhormat di kategori grup.
“Pemenang festival lagu empat pilar ini juga
akan kami ikut sertakan dalam on air
di beberapa televisi dan radio, “ ujarnya. [L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Kapolda NTT: Tugas Polisi Pengamanan Bukan Hitung Suara!
Uskup Agung Semarang Keberatan Fotonya Digunakan Kampanye Pasangan Hadi-Don
Penghitungan Cepat, Paket Frenly Sementara Unggul
Kawah Gunung Merapi Keluarkan Gas Beracun
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Dalam Sepekan Dua Kali Bibit Waluyo Dilaporkan ke KPK
Biaya Tinggi di Dalam Lapas, Alasan Napi Kendalikan Jaringan Narkotika
