Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Deli Serdang
Senin, 7 Mei 2012 | 9:22
Angin puting beliung
[MEDAN] Sedikitnya 50 unit rumah di kawasan Medan Krio, Kecamatan Medan
Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), mengalami kerusakan
akibat dihantam angin puting beliung, Minggu (6/5) malam. Selain itu, ribuan
rumah penduiduk terendan air sampai 50 centimeter akibat hujan lebat yang
melanda kota Medan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.
"Awalnya, angin kencang disertai putaran dan kilat petir yang
menyambar di kawasan ini. Tidak lama kemudian, pemukiman penduduk dihantam
angin puting beliung. kejadian itu sekitar pukul 19.30 WIB. Ada sekitar
sepuluh rusah yang mengalami rusak berat. Warga yang rumahnya rusak berat
mengungsi ke rumah tetangga," ujar Muhammad Irwansyah kepada SP saat
ditemui di Medan Krio, Senin (7/5).
Irwansyah mengatakan, angin puting beliung merusak puluhan rumah di
beberapa kawasan di Medan Krio. Kejadian tersebut tidak berlangsung lama,
atau persisnya sekitar lima menit. Setelah itu, angin puting beliung itu
meninggalkan perkampungan tersebut. Menurutnya, ada seorang anak usia 9 tahun
yang terluka akibat tertimpa katu balok saat angin puting beliung merusak
milik orangtuanya.
Pantauan SP di lokasi kejadian, kerusakan rumah penduduk terdapat di
bagian atap. Sebagian dari rumah penduduk itu sudah tidak beratap. Bahkan,
dinding rumah penduduk ada yang jebol akibat dihantam angin puting beliung
itu. Sampai menjelang siang, masyarakat secara bergotong - royong
mengumpulkan seng untuk memperbaiki atap rumah tetangganya yang mengalami
kerusakan tersebut.
"Kerugian akibat musibah tadi malam tersebut jika ditotal mencapai
puluhan juta rupiah. Kami warga di sini sangat berharap, pemerintah bersedia
membantu memperbaikimkerusakan rumah penduduk. Soalnya, ada rumah yang
mengalami kerusakan lumayah parah. Sampai saat ini, masih petugas kelurahan
maupun kecamatan yang datang melihat kerusakan rumah di kampung ini,"
katanya.
Hujan disertai angin kencang yang melanda kota Medan juga merendam ribuan
rumah penduduk. Rumah penduduk yang terendam air terdapat di Jl Letda Sujono
kawasan percut Seituan, Jl Denai kawasan Sukaramai, Jl Brigjen Katamso
kawasan Medan Maimun, Jl TB Simatupang kawasan Sunggal, Jl Flamboyan kawasan
Tanjung Anom, Labuhan Deli, berlawan dan kawasan lainnya.
Hujan yang berlangsung selama dua jam tersebut membuat klondisi jalan
terendam air mencapai 40 centimeter. Kondisi ini membuat kemacetan arus
lalulintas di Jl Letda Sujono, Jl Brigen Katamso, Jl Denai dan kawasan
lainnya. Kondisi lalulintas kembali berjalan lancar setelah rendaman air
mulai menyusut. [155]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
Antisipasi Mahasiswa Ngamuk, Kampus Nommensen Diliburkan Selama Sepekan
Anggaran Pelantikan Gubernur Jateng Rp 1 Miliar
Sidang Kasus Cebongan Digelar 20 Juni
Wow..Anggaran Interior Rumah Dinas Gubernur Banten Rp 5,9 Miliar
Kondisi Merapi Tidak Membahayakan
