Puncak Arus Mudik Diperkirakan H-2 Lebaran
Kamis, 2 Agustus 2012 | 12:29
Ilustrasi jalur mudik [antara] [BANDUNG] Kepolisian Daerah dan Dinas Perhubungan Jawa
Barat (Jabar) memprediksi puncak arus mudik angkutan darat Lebaran kali ini
terjadi mulai Jumat sore, 17 Agustus atau dua hari sebelum hari raya Idul Fitri
1433 Hijriah.
“Kemungkinan
puncaknya tanggal 17 Agustus selepas pegawai negeri sipil upacara. Kemungkinan
sorenya sudah mulai berjalan,” kata Direktur Lalu Lintas Polda Jabar Kombes Pol
Bimo Anggoro Seno di Bandung.
Untuk
mengurai kepadatan di sekitar pintu tol Cikopo, Bimo sudah mengimbau anggota
Organda (Organisasi Pengusaha Angkutan Darat) agar bus antar kota antar
provinsi (AKAP) yang menuju jalur
pantai utara agar keluar dari tol Cikampek lewat gerbang Dawuan.
Dari
sana bus akan diarahkan ke pintu tol Plumbon untuk melintas di tol Kanci
Cirebon sebelum menuju ke daerah Brebes, Jawa Tengah. “Semua bus AKAP saya
sarankan keluar di Dawuan agar tidak terjadi penumpukan di Jomin,” ungkap Bimo.
Untuk
pemudik yang menggunakan sepeda motor dari arah DKI Jakarta, Bimo mengatakan,
akan diarahkan ke Karawang untuk menuju ke Ciasem, Subang. Dari sana mereka
diarahkan ke Pegaden-Pamanukan-Losarang-Indramayu-Cirebon-Losari.
Tidak
jauh berbeda rencana kepolisian, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat, Dicky
Saromi, memperkirakan puncak arus mudik pengguna pelayanan kereta api juga
terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran.
Sementara
perkiraan puncak arus mudik pengguna angkutan sungai dan penyeberangan akan
jatuh pada hari Lebaran pertama dan kedua. “Kebanyakan dimanfaatkan oleh
masyarakat yang ingin berwisata,” ujar Dicky.
Terkait
pemudik yang menggunakan pesawat terbang, Dicky memperkirakan, puncak arus
mudiknya bakal terjadi sehari sebelum Lebaran. “Karena banyak penerbangan yang
juga langsung dari Bandara Husein Sastranegara,” imbuhnya.
Dicky
mengatakan, pertumbuhan pemudik yang menggunakan pesawat udara akan mencapai
92,8 %. Jika tahun 2011, pemudik yang menggunakan pesawat udara mencapai 25.812
orang maka tahun 2012 diperkirakan mencapai 49.776 orang.
Dinas Perhubungan Jabar sudah menyiapkan 6.605
unit bus AKAP, 31 kereta api, serta 25 pesawat siap melayani kebutuhan armada
angkutan Lebaran. [153]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Antisipasi Mahasiswa Ngamuk, Kampus Nommensen Diliburkan Selama Sepekan
Anggaran Pelantikan Gubernur Jateng Rp 1 Miliar
Trans7 Serahkan Barang Bukti yang Ditembakan Polisi ke Propam
Serikat Buruh Gugat Gubernur Atut ke PTUN
Nostalgia Batavia di JW Marriott Hotel Jakarta
Yuk Ikuti Lomba Foto Indonesia
Masyarakat Panik, Konsumsi BBM Meningkat
BBM Belum Diumumkan, Harga Kebutuhan Pokok Sudah Merangkak Naik
