Puluhan Hektare Sawah di Bengkulu Kekeringan
Kamis, 2 Agustus 2012 | 12:25
Ilustrasi kekeringan [google] [BENGKULU] Seluas 40 hektare sawah milik masyarakat di
Desa Semarang, Kecamatan Sungai Serut, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu tidak
bisa ditanami padi karena mengalami kekeringan, menyusul musim kemarau melanda
daerah ini masih berlanjut.
Kepala Dinas Pertanian Kota Bengkulu, Arif Gunawan, di
Bengkulu, Kamis (2/8) membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, semestinya sawah
tersebut pada akhir Juli sudah ditanami padi, tapi karena sawah kekeringan maka
program ini tidak dapat dilaksanakan.
Hal ini terjadi karena air irigasi di sekitar areal
persawahan tersebut tidak mencukupi, menyusul musim kemarau masih
berlanjut di daera ini. "Kita berharap dalam waktu dekat hujan lebat
segera turun di Bengkulu, sehingga sawah petani di daerah ini dapat di tanami
padi lagi," ujarnya.
Ia mengaku jika hujan tidak turun dalam dua pekan ke depan
kemungkinan luas sawah petani di Kota Bengkulu yang kekeringan akan bertambah
dari yang ada sekarang. Pasalnya, hampir sebagian besar air irigasi di daerah
ini terus berkurang.
Akibatnya, pasokan air ke sawah petani tidak berlangsung
normal. Kondisi demikian, jika dipaksakan petani tetap menanam padi, maka
dikhawatirkan akan terancam gagal panen karena kekeringan.
Karena itu, para petani di Kota Bengkulu memilih menunda
menanam padi pada musim kemarau. "Mereka kita sarankan baru menanam padi
setelah hujan rutin turun di daerah ini. Jika kemarau masih berlanjut sebaiknya
petani menanam tanaman lain yang sedikit membutuhkan air," ujarnya.
Dengan demikian, tanaman yang mereka kembangkan dapat
dipanen dengan baik, sehingga petani di Kota Bengkulu meski tidak menanam padi
di musim kemarau, tapi masih bisa berpenghasilan, katanya.
Sulaiman (44), salah seorang petani asal Desa Semarang
mengatakan, sudah dua pekan ini dia tidak turun ke sawah karena belum bisa
menanam padi akibat debit air irigasi tidak cukup.
"Semestinya kami akhir Juli sudah mulai menanam padi,
tapi karena kemarau masih melanda Bengkulu, maka sampai sekarang kami belum
menanam padi. Bagaimana mau menanam padi kalau pasokan air ke sawah tidak
lancar," ujarnya.
Dia berharap hujan segera turun di Kota Bengkulu, sehingga
para petani dapat menanam padi dalam waktu dekat ini. "Kami berharap hujan
segera turun di Bengkulu, sehingga debit air irigasi kembali normal, sehingga
pasokan air ke sawah lancar dan kita bisa menanam padi," ujarnya.[143]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Massa Bakar Polres Pegunungan Bintang, Papua
Wartawan Jambi Aksi Damai Protes Aparat Keamanan
Mendagri: Gubernur Sumut Layak Raih MURI
Tolak Kenaikkan BBM, Polisi Tahan Rektor Universitas HKBP Nommensen
Polres Dibakar, Polda Papua Kirim Tim Ke Pegunungan Bintang
Ada Ritual Pembayaran Kepala Suami
APKASI Dukung Isran Noor Capres 2014
Lippo Group Bangun Empat RS di NTT
DPR Dukung Kenaikkan BBM, Dua Pos Polisi dan Restoran KFC Dibakar Massa
