Polsek Padang Cermis Lampung Dibakar Massa
Selasa, 7 Agustus 2012 | 14:54
Ilustrasi warga membakar kantor pemerintah. [Antara] [BANDAR
LAMPUNG] Kantor Polsek Padang Cermin,
Kabupaten Pesawaran Lampung dibakar ratusan mass yang kecewa terhadap sikap
aparat.
Mereka
menilai aparat keamanan tidak netral dalam
menangani perkelahian antar dusun beberapa bulan lampau.
Akibat keberingasan
massa, seluruh isi Polsek berikut tujuh kendaraan roda dua hangus terbakar pada Senin (6/8) malam.
Hingga
berita ini diturunkan, aparat kepolisian Polres Lampung Selatan yang didukung jajaran
Polda Lampung telah berhasil menahan seorang yang dianggap sebagai provokator, serta beberapa orang lainnya untuk dimintai
keterangan.
Kejadian
Senin malam) sekitar pukul 22.00 WIB itu terbilang terbilang sangat cepat dan tak diduga sama
sekali.
Saat itu, ratusan massa yang mengendarain sepeda motor langsung
berhenti di halaman Polsek dan melempari kantor itu dengan batu.
Melihat
massa yang semakin bringas, tiga orang anggota yang tengah piket tak mampu
menenangkan massa, sehingga mereka lebih memilih menyelamatkan nyawanya.
Massa yang
terus meringsek Polsek dengan leluasa mengacak-acak isi kantor polisi sembari
ada yang membuka sel tahanan, sehingga dua orang penghuninya kabur meninggalkan
sel.
Belum puas mengeluarkan
tahanan dan memporak porandakan seluruh berkas yang ada, tiba-tiba ada salah
seorang dari massa yang menyiramkan bensin mengelilinggi Polsek, kemudian menyulutnya
dengan api.
Kapolsek
Padang Cermin, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Marigan Sirait kepada SP Selasa (7/8) mengaku belum tahu
kerugian yang diakibatkan peristiwa itu.
"Saya belum tahu berapa kerugian.
Yang jelas seluruh bangunan, alat komputer, lemari-lemari habis dan tujuh unit
sepeda motor milik anggota hangus terbakar," ujarnya.
Menurutnya,
saat peristiwa itu berlangsung ada
sejumlah anggota di Polsek yang berjaga. Akan tetapi, anggota tersebut lari
menyelamatkan diri karena ratusan orang yang datang dengan sepeda motor tidak
dapat dikendalikan.
Dijaga
Marinir
Hingga saat
ini, sebanyak dua pleton polisi atau 60 personel dan satu kompi (90 personel)
marinir berjaga di Markas Kepolisian
Sektor (Mapolsek) Padang Cermin.
"Saat
ini masih berjaga dari satu pleton Dalmas (Polresta Lamsel), satu pleton polisi
gabungan dari polsek-polsek terdekat dan dibantu satu kompi marinir,"
tukas AKP Marigan Sirait.
Sementara
itu, Kepolisan Daerah Lampung menahan Wardana, orang yang diduga memprovokasi
pembakaran kantor Polsek Padang Cermin. Menurut Wakil Direktur Kriminal Khusus
Polda Lampung AKBP Bahagia Dachi,
Wardana ditahan karena diduga
menjadi provokator pembakaran kantor Polsek Padang Cermin.
"Sampai
saat ini sudah 10 saksi kami periksa.
Satu orang kami tahan, dia diduga provokator," kata Bahagia saat dijumpai
di Polda Lampung, Selasa (7/8).
Saat ini, kata dia, anggotanya masih melakukan
pengejaran terhadap dua pelaku lain yang diduga melakukan penyiraman bensin ke
kantor polsek. [NVS/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Uskup Agung Semarang Keberatan Fotonya Digunakan Kampanye Pasangan Hadi-Don
Kapolda NTT: Tugas Polisi Pengamanan Bukan Hitung Suara!
Penghitungan Cepat, Paket Frenly Sementara Unggul
