SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 22 Mei 2012
Pencarian Arsip

Polisi Bekuk Dua Pelaku Pembunuhan Sadis di Bengkulu
Rabu, 22 Februari 2012 | 10:43

Ilustrasi korban tewas [seruu] Ilustrasi korban tewas [seruu]

[BENGKULU]  Polisi berhasil membekuk dua dari tiga pelaku pembunuhan sadis terhadap ibu dan anak, Hj Mas Iwan (50) dan H Wegi Rosnijah Husein (17), warga Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu pada  Desember 2011.

Kedua pelaku pembunuhan sadis ini ditangkap polisi setelah dilumpuhkan dengan timah panas pada bagian kaki, yakni AM (30), warga Musi Rawas, Sumsel dan JU (30) warga Desa Ngesti Boga Dua. Sedangkan satu tersangka lainnya SA, warga Desa Sedu, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas sempat kabur sebelum tim buser Polres Bengkulu datang.

Kedua pelaku dibekuk tim buser Polres Bengkulu di rumahnya masing-masing. Namun, sebelum diringkus tersangka terpaksa dihadia timah panas karena berusaha melarikan diri.
  
"Anggota terpaksa menembak kedua pelaku karena ketika digerbek mereka berusaha melarikan diri. Kedua tersangka ditangkap di kebun karet setelah sempat melarikan diri dari kediamannya," kata Kapolres Bengkulu, AKBP Joko Suprayitno, di Bengkulu, Rabu (22/2).
  
Kapolres mengatakan, pelaku setelah dilumpuhkan dibawa ke Bengkulu dan setiba di daerah ini langsung dilarikan ke rumah sakit setempat untuk diobati.
  
"Tersangka setelah diobati langsung di amankan di sel Mapolres Bengkulu untuk menjalani pemeriksaan secara intensif. Sedangkan tersangka lainnya saat ini masih diburuh," ujarnya.
  
Polres Bengkulu menargetkan satu pelaku yang lari diupayakan dalam waktu dekat dapat dibekuk karena polisi sudah mengetehui lokasi persembunyian tersangkat. "Jika tidak ada kendala dalam waktu dekat tersangka SA dapat kita bekuk," ujarnya.
  
Seperti diketahui korban Hj Mas Intan dan anaknya Wegi Rosnijah Husein pada 19 Desember 2011 tewas secara sadis dibantai ketiga tersanga. Kedua korban ditemukan masyarakat di dalam rumahnya tidak bernyawa lagi bersimbah darah karena disekujur tumbuhnya menderita loka bacokan senjata tajam.
  
Dari informasi yang diperoleh pembunuhan sadis ini bukan perampokan murni, tapi ada motif lain karena pelaku masih ada hubungan darah dengan korban. Selain itu, barang berharga milik korban tidak ada yang hilang.

Meski demikian, untuk memastikan dugaan tersebut, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka secara intensif untuk mengungkapkan motif pembunuhan yang sebenarnya.[143]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN