Pilkada Aceh Dijamin Akan Berlangsung Aman
Rabu, 22 Februari 2012 | 7:59
Ilustrasi Pilkada Aceh. [google] [BANDA ACEH] Pemerintah
Aceh bersama Kapolda dan jajaran keamanan lain di Provinsi Aceh menjamin
pelaksanaan Pilkada untuk memilih 17 bupati/walikota dan wakilnya serta
gubernur dan wakilnya secara serentak pada 9 April 2012 mendatang akan
berlangsung aman, nyaman dan bebas dari gangguan, sehingga masyarakat dapat
menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani.
Jaminan terhadap pilkada akan
berlangsung aman,tertib dan bebas dari intimidasi disampaikan Pejabat Gubernur
Aceh Tarmizi A Karim dan Kapolda Aceh Irjen Iskandar Hasan dalam pertemuan
dengan DPR Aceh di Gedung DPR setempat, Selasa (21/2) kemarin.
Pertemuan antara eksekutif dan
legislatif yang dilakukan DPR Aceh dipimpin Ketua DPR Aceh Hasbi Abdullah
dengan topik membahas kondisi keamanan Aceh menjelang Pilkada selain dihadiri
oleh PJ Gubernur, Kapolda dan Perwakilan Kodam, Waka Jati Aceh dan unsure
Muspia lain berlangsung penuh keakraban.
Pj Gubernur Tarmizi A
Karim dalam rapat itu menyatakan kesiapan
Pemerintah Aceh dalam
pelaksanaan pilkada, termasuk harapannya kepada masyarakat supaya bisa
nyaman dalam menyalurkan aspirasi politiknya pada tanggal 9 April mendatang.
Dirinya akan terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan semua pihak agar
pilkada Aceh bisa berjalan dengan tertib dan nyaman.
Hal senada juga diugkapkan
Kapolda Aceh Irjen Iskandar Hasan, bahwa jajaran kepolisian bersama TNI tekah
siap mengamankan jalannya pilkada, masyarakat bisa memilih pemimpin dengan
nyaman, selain menjamin proses pilkda yang aman polisi juga telah
melakukan berbagai simulasi pengamanan pilkada, termasuk pengamanan di
tempat pemungutan suara.
Polisi saat ini tengah
melakukan siap kamtibmas, kegiatan ini dalam rangka membasmi tindakan
kejahatan, terutama kejahatan kadar tinggi, yaitu penggunaan senjata api.
Terkait masih banyaknya senjata api yang beredar ditangan masyarakat sipil,
dalam waktu dekat polisi akan melakukan razia khusus untuk mencari senjata api
ilegal.
Dalam pertemuan itu Ketua
Komisi A DPR Aceh Adnan Beuransyah meminta kepada Komisi Independen Pemilihan
(KIP) untuk menunda pengumuman daftar pemilih tetap (DPT) selama satu Minggu,
Sebab berdasarkan penilaian Komisi A daftar pemilih tetap (DPT) itu datanya
masih belum valid.
Ia menambahkan, DPT yang
akan ditetapkan oleh KIP Aceh akan berpotensi terjadi gugatan di kemudian,
sebab datanya belum begitu, apalagi jika kita berpedoman pada DPT yang telah
diumumkan KIP sebelumnya ada banyak masyarakat yang meninggal namanya
masih belum dihapus, selain itu juga banyak pemilih belum terdaftar.
Atas dasar
itu dia minta kepada KIP untuk menunda dulu penetapan daftar pemilih tetap.
Permintaan senada juga
disampaikan anggota DPR lain Abdullah Saleh, menurutnya ada 15.000 data pemilih
tetap datanya sama sekali tidak valid, sehingga PJ Gubernur bisa bekerjasama
dengan KIP untuk mengklirkan masalah DPT agar terhindar dari gugatan dikemudian
hari.
Menanggapi permintaan tersebut
PJ Gubernur Tarmizi Karim mengatakan, dirinya akan membicarakan masalah
tersebut dengan pihak KIP, Rabu (22/2) siang dan memang antara pemerintah
dan KIP sudah ada kesepakatan untuk membuka kembali sepekan daftar pemilih
tetap.
Sedangkan, Panitia Pemungutan
Suara (PPS) telah menempel daftar pemilih tetap di desa-desa. Dalam pekan ini,
DPT akan direkapitulasi di kecamatan dan di tingkat KIP kabupaten/kota.
Rekapitulasi itu akan melibatkan pemerintah, dan tim pemenangan masing-masing
kandidat, serta panitia pengawas pemilihan.
KIP Aceh dijadwalkan akan
mengumumkan jumlah pemilih tetap pada rentang waktu tanggal 3-5 Maret nanti.
Pada 7 Januari lalu, KIP pernah mengumumkan daftar pemilih tetap yang berjumlah
3.227.586 orang, dengan jumlah pemilih pemula 77.479 orang.(147)
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kapal Pengangkut Batubara Tenggelam di Perairan Merak
Subak Diakui Dunia, Masyarakat Bali Gembira
Larangan Beribadah Harus Dilaporkan ke Dewan PBB
BBM Langka di Lampung, Pertamina ‘Ngapain Aja?’
Duit Kencan Kurang Rp 20 Ribu, Pria Bunuh Wanita Penghibur
Rusuh di Jambi, 60 Rumah Karyawan Perusahaan Sawit Dibakar
Jika Tak Kuat Mental, Keluarga Disarankan Tidak Lihat Jasad Korban Sukhoi
Duel di Kafe, Satu Tewas Ditebas Pedang
