Pesta Minuman, Dua Napi Tewas Minum Teh Campur Tiner
Jumat, 20 Juli 2012 | 11:45
Ilustrasi meninggal dunia [google] [PASURUAN] Menyusul tewasnya dua dari lima narapidana
(napi) akibat pesta minuman teh dicampur minyak pengencer cat (tiner), pihak
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Pasuruan, kini lebih selektif memilih napi
yang akan diperbantukan dalam setiap aktivitas dalam lapas. Kedua napi yang
tewas, Beni Suripto asal Desa Muneng,
Kecamatan Sumberasih, Probolinggo dan Sholeh asal Rejoso, Pasuruan,.
Minyak tiner didapat napi saat diminta petugas lapas
membantu mengecat terali besi lapas. “Kita lebih selektif memilih napi yang
akan diperbantukan di dalam lapas, seperti memilih pengurus masjid, maupun
pengerja lainnya,” ujar Kepala Lapas Pasuruan, Winarsangka, Jumat (20/7).
Ia mengaku tidak ingin kecolongan lagi, karenanya
pemeriksaan barang dan alat inventaris lapas juga wajib ditingkatkan. Dua dari lima napi tewas gara-gara menenggak
teh dicampur tiner, Rabu (18/7) itu,
saat melakukan pesta ‘racun’ itu, Senin (16/7) malam.
Belakangan diketahui, tiner didapat Muhsin Assegaf, napi
yang juga dipercaya menjadi pengurus masjid lapas untuk mengecat terali besi
jendela. Setelah dicampur dengan teh, Muhsin kemudian mengajak napi yang lain
untuk menggelar pesta oplosan tinner dengan maksud agar mabuk. [ARS/J-11]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
Gadis Remaja Diperkosa 5 Anggota Geng Motor
Uskup Agung Semarang Keberatan Fotonya Digunakan Kampanye Pasangan Hadi-Don
