Penumpang Kesulitan Informasi Pascapesawat Tergelincir di Supadio
Sabtu, 2 Juni 2012 | 10:16
Bandara Supadio di Pontianak [google] [PONTIANAK] Sejumlah penumpang yang menggunakan jasa
Bandar Udara Supadio Pontianak kecewa karena minimnya akses informasi
dari maskapai maupun pihak terkait mengenai kepastian operasional
bandara pascatergelincirnya Sriwijaya Air pada Jumat (1/6) siang.
Putri, penumpang Batavia Air tujuan Jakarta saat dihubungi di
Pontianak, Sabtu mengatakan, ia seharusnya berangkat kemarin sore.
"Tapi karena kejadian itu, harus ditunda," kata dia. Putri berangkat bersama beberapa kawannya.
Semula ia diminta untuk ""check in pada Jumat (1/6) malam dan dikabarkan akan berangkat Sabtu pagi pukul 08.00 WIB.
Ia mengungkapkan, pihak maskapai juga menjanjikan akan menghubungi kalau ada informasi terbaru.
Ketika Sabtu pagi ia akan melakukan "check in" untuk kedua kalinya,
informasi dari petugas maskapai pesawat ditunda hingga siang karena
bandara masih ditutup.
"Katanya jam 12 siang baru dibuka," kata Putri.
Namun ia kecewa karena penumpang yang harus proaktif dibanding
pihak maskapai atau bandara. "Katanya kita mau dihubungi, tapi tidak
ada. Malah kita yang harus bertanya-tanya kesana kemari," ujar dia.
Sementara itu, Pelaksana tugas General Manager PT Angkasa Pura II
Cabang Bandara Supadio Pontianak, Syarif Usmulyani saat dihubungi
mengaku sedang rapat. Sedangkan saat menghubungi Bandara Supadio
Pontianak, tidak ada petugas yang mengangkat hanya dijawab oleh mesin
penjawab otomatis.
Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 188
dari Jakarta tergelincir di Bandara Supadio Pontianak, Jumat siang.
Pesawat tersebut membawa 163 penumpang termasuk 4 awak, dua anak-anak,
satu bayi.[Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
Aiptu LS Sudah Lama Mau Mundur dari Polisi, Tapi Tak Disetujui Atasan
Longsor di Freeport, 21 Tewas, 7 Masih Dicari
AS Akui Pesawatnya Langgar Wilayah Indonesia
Dipecat, Ketua RT Gugat Lurah ke PTUN
Pimpinan Geng Cewek di Pasuruan Dilapokan ke Polisi
