Pengunjung Meningkat, PSK di NTT Kehabisan Stok Kondom
Jumat, 20 Juli 2012 | 15:44
Ilustrasi kondom [google] [KUPANG] Bukan saja harga kebutuhan sembilan pokok di pasar
Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) kian meroket jelang Ramdahan 1433
Hijriah, namun kebutuhan akan Kondom di tempat lokalisasi karang dempel (KD) pun
habis.
Sejumlah pekerja seks
komersil (PSK) di lokalisasi KD Tenau Kota Kupang, NTT kehabisan kondom, karena
meningkatnya pengunjung ke sejumlah lokalisasi di tempat sejak dua pekan
terakhir ini.
Pekerja sex Komersial (PSK) di lokalisasi KD di bilangan Tenau kewalahan
melayani pelanggan, karena kondom habis. "Kami akhirnya tetap melayani,
walau tanpa kondom," kata Yuli Dewi, seorang PSK di lokalisasi itu kepada
SP di Kupang, Jumat, (20/7) sore.
Habisnya kondom di lokalisasi itu, karena meningkatnya pelanggan yang
berkunjung. Yuli Dewi, mengaku, biasanya sehari dia hanya melayani dua orang
pelanggan, namun saat ini dia harus melayani 9-12 pelanggan. "Jumlah
pelanggan yang harus dilayani meningkat tajam, karena rupanya menjelang bulan
ramadhan," kata Yuli Dewi.
Di lokalisasi itu terdapat tiga blok kamar yang digunakan para penghuni dan
setiap bloknya terdapat 20 - 45 kamar, per kamar satu orang,
sehingga total kamar yang ditempati pekerja sex komersial di lokaliasi itu
mencapai 150 orang pekerja seks komersial KD.
Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) NTT, Gusti Brewon membenarkan
kehabisan kondom di lokalisasi karang dempel. Namun, pihaknya sedang berupaya
untuk meminjam kondom dari outline lainnya untuk mengirim kondom ke lokalisasi
itu. "Benar kondom habis, karena tingginya pengunjung ke lokalisasi
itu," kata Gusti Brewon.
Menurut Gusti, Stok kondom memang terbatas, karena pengiriman kondom dari KPA
Pusat terlambat tiba di Kupang, sehingga droping kondom ke lokalisasi juga
mengalami keterlambatan. Namun, pihaknya sudah lakukan koordinasi dengan BKKBN
Provinsi NTT untuk segera mengirim kondom ke lokalisasi tersebut. "BKKBN
akan segera mengadakan dan mengirim kondom ke lokalisasi dalam kesempatan pertama,"
jelas Gusti.
Ketua KPA Kota Kupang,
Daniel Hurek, yang sebagai Wakil Wali Kota Kupang, kepada SP di Kupang,
mengatakan, “Memang benar. Siang tadi sudah ada laporan dari staf, bahwa stock
kondom memang habis. Namun kita sedang berupaya dengan BKKBN Provinsi dan Kota
Kupang, untuk segera drop ke KD pada sore ini. Saya sudah berkoordinasi dengan
teman-teman untuk memberikan kondom ditempat itu secepatnya, karena kebutuhan
kondom sangat tinggi. Kata Daniel Hurek. (YOS).
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
Aiptu LS Sudah Lama Mau Mundur dari Polisi, Tapi Tak Disetujui Atasan
Menag: Kementerian Agama Sendiri Tidak Bisa Bubarkan Ahmadiyah
Longsor di Freeport, 21 Tewas, 7 Masih Dicari
Dipecat, Ketua RT Gugat Lurah ke PTUN
Elpiji 3 Kg Rp 27.000/Tabung, Warga Mulai Beralih ke Kayu Api
