SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Selasa, 21 Mei 2013
Pencarian Arsip

Pemuda Indonesia Harus Bersinergi
Senin, 9 Juli 2012 | 14:45

Ketua Umum KNPI Taufan Eko Nugroho Ratorasiko (Foto: Istimewa) Ketua Umum KNPI Taufan Eko Nugroho Ratorasiko (Foto: Istimewa)

[JAKARTA] Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Taufan Rotorasiko menjadi salah satu narasumber diskusi bertajuk  “Defining the 21st Century Profile of Indonesia: The View from Young Generation” atau sudut pandang pemuda memandang kondisi Indonesia di abad ke-21. Diskusi tersebut merupakan rangkaian acara Congress of Indonesian Diaspora (CID) atau Kongres Diaspora Indonesia diselenggarakan dari tanggal 6 - 8 Juli 2012 di Los Angeles Covention Center, California, Los Angeles, Amerika Serikat.

"Potensi pemuda Indonesia yang tersebar di seluruh dunia, harus bersinergi untuk bersama-sama membangun kesejahteraan masyarakat dan memperjuangkan perdamaian dunia," kata Taufan dalam rilis yang diterima SP, di Jakarta, Minggu, (8/7).

Meskipun tidak diketahui pasti berapa jumlah masyarakat Indonesia di seluruh penjuru dan belahan dunia. Namun, diperkirakan terdapat lebih dari 10 juta orang Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah di Dunia.

Kongres Diaspora Indonesia bukan hanya sebuah ajang bergengsi yang diselenggarakan di luar negeri, tetapi merupakan sebuah potensi penting yang mencerminkan paradigma baru bagi jutaan warga Indonesia yang tertebaran diseluruh dunia.

Diaspora Indonesia memandang warga Indonesia dan non Indonesia, selama di hatinya ada Indonesia apapun warna kulit, dialeg, tanah kelahiran, warna paspor dan jenis visanya, maka mereka merupakan bagian dari diaspora Indonesia. Potensi dan keberadaan positif tersebut adalah penting jika kita dapat mendorong kekuatan tersebut untuk menyatukan diri menjadi sebuah komunitas besar dan membangun kekuatan yang riil yang berguna untuk percepatan pembangunan bangsa kedepan.

Taufan berharap Kongres Diaspora dapat menjembatani, menyalurkan dan mewujudkan berbagai ide, kepentingan dan aspirasi dari sesama masyarakat Indonesia di belahan dunia manapun. "Di abad ke-20, momentum sejarah bangsa, adalah buah dari sinergi dari berbagai elemen pemuda, termasuk antara pemuda yang mendapat pendidikan barat dan kuliah di luar negeri dengan para pemuda di di dalam negeri," imbuhnya. [C-6]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN