Pascabentrok TNI Vs Polisi, Kasat Brimob Gorontalo Diganti
Kamis, 3 Mei 2012 | 14:06
Ilustrasi TNI vs Polisi [google] [GORONTALO] Kepala Satuan (Kasat)
Brigade Mobil (Brimob) Polda Gorontalo, Komisaris Besar (Pol) Eko Saktiono,
dicopot dari jabatannya, Kamis (3/5)
Eko digantikan oleh Ajun Komisaris Besar (Pol) Kamaruddin, yang sebelumnya
menjabat sebagai wakil komandan satuan Brimob Aceh.
Upacara serah terima jabatan digelar di lapangan Mapolda Gorontalo, dihadiri
seluruh jajaran kepolisian dan dipimpin oleh Kapolda Gorontalo Brigadir
Jenderal (Pol) Irawan Dahlan.
Irawan tidak mau memberikan komentar kepada wartawan terkait serah terima
jabatan tersebut.
Namun, Kabid Humas Polda Gorontalo Ajun Komsisaris Besar (Pol) Lisma Dunggio,
mengungkapkan mutasi dan serah terima jabatan itu, ada kaitannya dengan insiden
bentrok antara Brimob-Kostrad beberapa waktu lalu.
"Kemarin (2/4) pak Eko sudah menjalani sidang disiplin, dengan sanksi yang
diberikan berupa mutasi bersifat demosi ke markas Brimob di Kelapa Dua,
Jakarta," kata dia.
Artinya, lanjut Lisma, mutasi tersebut berupa pemindahan tanpa jabatan di
markas besar Kelapa Dua.
Sejak insiden berdarah yang berujung pada kematian salah seorang anggota TNI
Kostrad, Polda Gorontalo telah menetapkan sembilan tersangka dari pihak Brimob,
serta mencopot dua perwira di Polres Limboto dari jabatannya.
Kedua perwira itu, yakni Kapolres Ajun Komisaris Besar (Pol) Djoko Djohartono,
dan Kabag operasional Limboto, Komisaris (Pol) Fikri Sjafrie. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT Putaran Kedua, Frenly Yakin Menang
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
AS Akui Pesawatnya Langgar Wilayah Indonesia
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Pimpinan Geng Cewek di Pasuruan Dilapokan ke Polisi
Gadis Remaja Diperkosa 5 Anggota Geng Motor
