SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 17 September 2014
Pencarian Arsip

Pasar Turi Lama Terbakar, Pedagang Temukan Botol Spiritus
Senin, 17 September 2012 | 10:13

Kebakaran di Pasar Turi lama Surabaya [antara] Kebakaran di Pasar Turi lama Surabaya [antara]

[SURABAYA] Wali Kota Surabaya, Ir Tri Risma Harini secara pasti belum dapat menilai angka kerugian material atas terbakarnya bangunan Pasar Turi Lama dan aneka barang-barang dagangan milik para pedagang, Minggu (16/9) malam hingga Senin (17/9) dini hari tadi. Namun secara kasar nilainya tidak menutup kemungkinan sampai puluhan miliar, karena nilai bangunan pasar yang terdiri dari tiga lantai di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) seluas 1,6 hektar itu saja bisa puluhan miliar. Jika ditambah dengan nilai barang dagangan lebih dari 1.000 pedagang, maka nilainya lebih dari puluhan miliar nilai gedung itu sendiri.  

“Kita belum bisa menghitung nilai kerugian material gedung dan barang dagangan milik para pedagang yang ikut ludes terbakar dan rusak akibat dampak dari kebakaran semalam,” ujar Wali Kota yang dikonfirmasi, Senin.

Ia mengaku sangat prihatin atas kebakaran Pasar Turi Lama kali ini, sementara pasar yang sama itu juga sudah dua kali mengalami kebakaran hebat dalam beberapa tahun terakhir.   Disinggung tentang sinyalemen sejumlah para pedagang tentang adanya kemungkinan unsur kesengajaan Pasar Turi Lama dibakar seseorang, ia menyerahkan masalah itu ke aparat kepolisian. “Tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya, sekarang sedang bekerja. Kita tunggu hasil pengusutan dan penyelidikan petugas Kepolisian,” katanya menutup pembicaraan.  

Hangus Terbakar

Hampir seluruh bangunan tiga lantai di Pasar Turi Lama, Surabaya, ludes terbakar, Minggu (16/9) tadi malam. Para pedagang yang gagal menyelamatkan dagangannya hanya bisa pasrah, karena praktis hampir sebagian besar barang yang dibeli dari hasil hutang (bayar belakang) ikut terbakar. Kebakaran Pasar Turi Lama ini tercatat sebagai kebakaran yang terburuk pascakebakaran 2007 yang juga meludeskan hampir 65 persen stand yang ada, karena pada kali ini praktis sekitar 90 persen kios yang ada, hangus terbakar.  

Ketua Tim Pemulihan Paca Kebakaran (TPPK) Pasar Turi Lama, Surabaya, Arif Budiman dalam keterangan persnya, Senin tadi pagi mengatakan, melihat luasnya kobaran api, serta awal mula terjadinya kebakaran hebat kali ini, sangat mirip dengan kejadian pertama dan kedua kebakaran beberapa tahun lalu. Karenanya, muncul dugaan kuat bahwa kebakaran yang terjadi kali ini juga sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni adanya unsur kesengajaan. Hanya saja, kebakaran kali ini benar-benar sangat luar biasa, karena meludeskan semua kios atau stand. 

 “Saya kira dugaan itu bisa dibuktikan. Kalau melihat sebab awalnya, dugaan kami ini disengaja dibakar. Tapi ini masih dugaan, dan akan kita tindak lanjuti dengan temuan botol spiritus yang diduga sengaja dilemparkan seseorang di lantai dua, sebagai titik awal kebakaran,” ujar Arif Budiman tadi pagi.

Arif menegaskan, aparat kepolisian harus bekerja secara serius untuk mengungkap pemicu kebakaran. Kita sudah punya pengalaman pada peristiwa dua kali kebakaran yang lalu. Dulu Kapolda Jatim mengeluarkan statmen bahwa Pasar Turi dibakar, tapi sampai saat ini belum terungkap pelakunya, ujar Arif. TPPK juga meminta agar Pemerintah Kota Surabaya segera bertindak untuk mencari solusi bagi para pedagang, agar tetap dapat melakukan aktivitas ekonominya.  

“Kita juga meminta agar pemerintah kota segera mencarikan solusi untuk para pedagang agar dapat beraktivitas kembali, karena hidup ini harus terus berjalan,” katanya.

Ia menegaskan, dibakar atau murni kebakaran, yang dirugikan dalam peristiwa ini adalah pedagang. Untuk itu TPPK mendesak Pemerintah Kota Surabaya segera mengambil langkah solutif bagi para pedagang. Untuk pendalaman kasus yang kesekian kalinya ini, biar Polisi yang bekerja menyingkap aktor intelektualnya. Hanya saja, kata Arif, yang terpenting dan mendesak sekarang ini adalah menyelamatkan aktivitas ribuan pedagang yang kehilangan stand (kios) dan barang dagangannya.  

Sebagaimana terjadi, kebakaran hebat yang lmeluluhlantakkan ribuan kios di Pasar Turi Lama di tiga lantai, seluruhnya hangus ludes terbakar, Minggu kemarin dan sampai Senin pagi tadi asap masih terus mengepul kendati 47 unit mobil pemadam kebakaran sudah dikerahkan secara bergantian. 

 Wali Kota Surabaya, Tri Risma Harini yang juga terlihat turun langsung ke lokasi semalam ikut meradang melihat kobaran api yang luar biasa besarnya. Ia secara tidak sadar ikut memberikan komando kepada petugas pemadam kebakaran. Tampak tiga orang petugas pemadam mulai masuk ke dalam bangunan Pasar Turi Lama dengan menyemprotkan api untuk pembasahan. Kini, kondisi di lapangan sangat gelap gulita yang disertai asap tebal.   

Sementara itu Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Tri Maryanto yang dikonfirmasi terpisah mengaku belum bisa memberikan keterangan atas kebakaran Pasar Turi Lama. “Kita baru Senin pagi ini menerjunkan tim Labfor Mabes Polri Cabang Surabaya,” katanya.

Tentang dugaan titik awal api yang disebut-sebut pertama kali oleh saksi Zainal Effendy, pedagang dan pemilik stand di Blok S-111 dan S-112, yang di awal kebakaran menemukan salah satu botol bekas air mineral yang berisi cairan spiritus (tak ikut terbakar di awal kebakaran), yang diduga sebagai awal pembakaran oleh seseorang, Kombes Pol Tri Maryanto belum bisa menanggapinya.  

Sementara itu sejumlah pedagang, di antaranya bernama Nyonya Elita (69), asal Brebek, Waru Sidoarjo, pemilik dua toko sepatau di lantai 2 yang ludes dilalap api hanya bisa menangis. Demikian pula dengan Anton (58), pedagang peralatan dapur yang memiliki delapan kios di pasar itu juga hanya bisa pasrah setelah api meluluhlantakan bangunan pasar. [ARS]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»