Menpan-RB Tunggu Kelengkapan Data Guru Honorer
Rabu, 22 Februari 2012 | 15:09
Aksi demo guru honorer [antara] [JAKARTA] Menteri
Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar
mengaku telah menyelesaikan kisi-kisi konsep Rancangan Peraturan Pemerintah
(RPP) tentang Pengangkatan guru honorer menjadi calon pegawai negeri sipil
(CPNS). Di mana, kisi-kisi yang sudah mendapatkan kesepakatan dengan DPR
tersebut baru akan disahkan satu bulan ke depan.
Dikatakannya, saat ini pihaknya masih menghitung jumlah guru honorer yang ada
di tiap daerah. Pihaknya pun mengaku saat ini mengalami kesulitan dalam
mengetahui data guru honorer itu.
”Jumlah honerer masih
harus kita hitung lagi. Jumlah ini masih jumlah umum saja. Belum ada alamatnya
mana, namanya siapa. Jadi, kita minta data itu dilengkapi lagi,” katanya
sebelum menghadiri sidang kabinet paripurna di Istana Presiden, Jakarta, Rabu
(22/2).
Azwar menambahkan, saat ini banyak guru honorer yang menumpuk di daerah yang
sudah penuh guru, sehingga terjadi ketimpangan antara daerah satu dengan
lainnya. ”Jadi kita sekali lagi nanti bersedia ditempatkan di tempat yang
kosong, kadang-kadang banyak guru honorer numpuk di tempat yang penuh, jadi
tidak semuanya di tempat yang diperlukan,” jelasnya.
Adapun, finalisasi kisi-kisi RPP ini telah dibahas bersama perwakilan beberapa
guru honorer. Selanjutnya, RPP tersebut akan diserahkan kepada Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono melalui Sekretaris Negara dan juga ke kementerian terkait
seperti Kementerian Keuangan dan Kementerian Dalam Negeri.
Di mana, pemerintah hanya
akan mengangkat guru honorer rekruitmen sebelum 2005. Ini artinya, guru honorer
sesudah 2005 tak bisa diangkat menjadi pegawai negeri sipil. Pengangkatan guru
honorer menjadi pegawai negeri sipil sudah memiliki payung hukum yakni
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48 Tahun 2005 jo PP Nomor 43 Tahun 2007. Selain
itu, juga akan ada uji kompetensi dasar maupun bidang.
Dia pun mengklaim,
langkah yang diambil pemerintah ini meski proporsional namun sudah disambut
positif oleh para guru honorer. Pada Selasa (21/2) kemarin, Kemenpan dan RB
bersama perwakilan organisasi guru dan guru honorer melakukan pertemuan untuk
membahas tuntutan para guru honorer, setelah sehari sebelumnya ribuan guru
honorer menggelar aksi di depan Istana Merdeka. Mereka menuntut kejelasan status
agar lekas menjadi PNS. Mereka juga mendesak agar peraturan pemerintah soal
pengangkatan mereka segera diterbitkan. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kapal Pengangkut Batubara Tenggelam di Perairan Merak
Subak Diakui Dunia, Masyarakat Bali Gembira
Larangan Beribadah Harus Dilaporkan ke Dewan PBB
BBM Langka di Lampung, Pertamina ‘Ngapain Aja?’
Duit Kencan Kurang Rp 20 Ribu, Pria Bunuh Wanita Penghibur
Rusuh di Jambi, 60 Rumah Karyawan Perusahaan Sawit Dibakar
Jika Tak Kuat Mental, Keluarga Disarankan Tidak Lihat Jasad Korban Sukhoi
Duel di Kafe, Satu Tewas Ditebas Pedang
