SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Mei 2013
Pencarian Arsip

Mayat Perempuan Tanpa Kepala di Tempat Sampah
Sabtu, 14 Juli 2012 | 8:39

Ilustrasi korban tewas [seruu] Ilustrasi korban tewas [seruu]

[KUPANG] Sesosok mayat tanpa kepala dan sudah mengeluarkan aroma tidak sedap ditemukan di  dekat bak sampah di pinggir ruas jalan M Hatta tidak jauh dari Rumah Sakit Tentara Wirasakti Kota Kupang,  Kamis (12/7) lalu. Mayat tanpa identas itu ditemukan di samping Kantor Kelurahan Fontein atau berada tepat di bagian depan pusat oleh-oleh khas NTT Ibu  Soekiran, Jalan Mohamad Hatta.

Mayat tersebut diduga seorang perempuan. Selain tanpa kepala, beberapa bagian tubuh yang  lain juga tidak ada. Seperti, pada tangan kirinya yang ada hanyalah dari bagian bahu  sampai pergelangan, sedangkan telapak tangannya tidak ada.

Tangan kanannya hanya sebatas siku, sedangkan bagian lainnya tidak ada. Demikian pun payudaranya tidak ada, tulang di bagian kaki kirinya bisa dilihat serta kulit di sekitar  perut pun sudah rusak. Pada bagian tengkuknya masih tersisa kulit tubuh. Telapak kakinya  terlihat hancur. Secara keseluruhan, kondisi tubuhnya sangat memprihatinkan.

Saat ditemukan, mayat tersebut tanpa busana dan sulit dikenali. Informasi yang dihimpun Pos Kupang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) , mayat tersebut ditemukan oleh seorang ibu sekitar pukul 05.00 Wita pagi.

Saat itu ibu tersebut kebetulan melintas di tempat tersebut dan menemukan sesuatu yang aneh yang ternyata adalah mayat. Dia lalu memberitahu warga lainnya dan akhirnya sejumlah warga memenuhi tempat itu sampai arus lalu lintas pun sempat terhambat.

Aparat kepolisian dari Polres Kupang Kota, dipimpin Kasat Reskrim AKP Fisie R. Putra, langsung memasang garis polisi (Police line). Selanjutnya mayat tersebut dihantar menggunakan ambulans ke RSUD W Z. Johanes Kupang sekitar pukul 06.00 lewat. Lalu dilakukan visum luar oleh dokter dari pihak kepolisian (Dokpol) Polda NTT di ruang jenazah sekitar 45 menit, selanjutnya disimpan di lemari pendingin jenazah.

"Diperkirakan mayat ini sudah lama, karena ada bagian tubuh yang sudah tinggal tulang dan ada kulit yang mulai mengering. Tetapi tentunya butuh proses lanjutan untuk memastikannya," kata AKP Fisie saat ditemui wartawan di TKP.

Dari kasus tersebut sampai dengan hari ini Sabtu (14/7) sudah tiga keluarga telah melapor kehilangan anggota.  Ketiga keluarga yang datang tersebut kata Octo, yakni Marthen Manafe dari RT 10 RW 04 Kelurahan Sikumana.Dia mengaku isterinya tidak pernah lagi kembali ke rumahnya sejak Bulan Mei 2012 lalu, sehingga dia pun sudah melaporkan hal itu ke Polsek Maulafa. Marthen mendatangi IPJ pada hari Kamis (12/7) sore.

Selain Marthen, ada juga Alex Las Boy, dari Jalan Sukun II Oepura, yang mengaku anaknya bernama Vera Las Boy (15), tidak pernah kembali ke rumahnya sudah 2 minggu. Alex mendatangi IPJ pada hari Jumat (13/7) pagi kemarin.

Warga lainnya, seperti yang sudah diberitakan sebelumnya yaitu Yulius Pello, dari daerah Labat-Oebobo Kota Kupang. Dia mendatangi IPJ pada hari Kamis (12/7) pagi, saat jenazah sedang dilakukan visum luar. Dia mengaku anak putrinya yang bernama Kristi Pello (25), tidak pernah kembali ke rumah sejak hari Jumat (6/7/2012)lalu.

Pantauan SP Kupang di IPJ tersebut Jumat kemarin, beberapa orang warga sengaja datang untuk melayat jenazah yang belum diketahui identitasnya itu.

Sebelumnya telah diberitakan, sesosok mayat tanpa kepala dan sudah mengeluarkan aroma tidak sedap ditemukan di dekat pembuangan sampah (TPA) yang berada di ruas jalan sekitar Rumah Sakit Tentara Wirasakti Kota Kupang., yakni disamping Kantor Kelurahan Fontein atau berada tepat di bagian depan pusat oleh-oleh khas NTT Ibu Soekiran, Jalan Mohamad Hatta. (YOS)
   




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN