SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 3 September 2014
Pencarian Arsip

Pilgub Bali

Masyarakat Bali Diminta Kawal Rekapitulasi
Jumat, 17 Mei 2013 | 8:16

Ilustrasi Pilgub Bali. [Antara] Ilustrasi Pilgub Bali. [Antara]

[DENPASAR]  Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD)  Bali meminta masyarakat ikut mengawal proses rekapitulasi hasil perolehan suara kedua pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur.

“Masyarakat, tim pasangan calon, dan para saksi kami harapkan ikut mengawal proses rekapitulasi mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten, dan seterusnya untuk menghindari adanya kecurangan maupun masalah lainnya,” kata Ketua KPU Bali Ketut Sukawati Lanang Putra Perbawa, di Denpasar,  Kamis (16/5).  

Lanang Perbawa mengharapkan, masyarakat Bali untuk bersabar menunggu hasil rekapitulasi siapa di antara dua pasangan calon, Puspayoga-Sukrawan dan Pastika-Sudikerta yang akan memenangi pilkada.

“Kami sudah menjadwalkan pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada Bali dari 25-27 Mei 2013. Nanti tanggal tepatnya masih menyesuaikan dengan tahapan rekapitulasi di setiap tingkatan yang memakan waktu masing-masing tiga hari,” ujarnya.  

Dikatakan, KPU Bali tidak memiliki atau tidak membentuk tim perhitungan cepat, sehingga untuk mengetahui hasil perolehan suara harus menunggu perhitungan manual data dan fakta hasil rekapitulasi.

Terkait pelaksanaan Pilkada Bali pada Rabu (15/5), secara umum KPUD tidak menemukan adanya masalah dan kendala. “Belum ada masalah dan kami harapkan jangan sampai terjadi persoalan,” ujarnya.  

PDI-P Kawal Ketat

Pengawalan hasil rekapitulasi juga dilakukan PDI-P yang meminta kadernya dari tingkat ranting sampai kepala cabang supaya ikut melakukan pengawalan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Saya sudah perintahnya kader PDI-P di tingkat ranting hingga DPD ikut mengawal proses rekapitulasi termasuk pengamanan kotak suara dari tingkat Desa/Kelurahan hingga ke KPU,” ujar Ketua DPD PDI-P Bali, Anak Agung Oka Ratmadi SH yang hingga Kamis (16/5) pagi terus melakukan komunikasi.  

Oka Ratmadi yang akrab dipanggil Tjok Rat mengatakan, kemenangan  tipis jagonya dalam hasil hitung cepat (quick count) Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menyebabkan pihaknya harus terus mengawal hasilnya sampai pada hitung manual KPUD Bali.

“Kami sudah meminta supaya kader dan simpatisan PAS supaya menahan diri karena kami baru unggul di hitung cepat, belum putusan KPUD. Janga dulu merayakan kemenangan,” tgeas Ratmadi yang juga Ketua DPRD Bali.  

Sementara itu, Calon Gubernur Bali Made Mangku Pastika usai pencoblosan mengharapkan pendukung dan simpatisan tenang dan tetap mengawal surat suara di masing-masing tempat pemungutan suara.  

“Saya minta kepada simpatisan dan relawan Bali Mandara untuk tetap tenang dan mengawal surat suara dari TPS ke kantor desa atau kelurahan guna dilakukan penghitungan surat suara manual,” katanya.  

Ia mengatakan, hasil penghitungan cepat (quick count) yang dilakukan oleh sejumlah lembaga independen tersebut berdasarkan sampel TPS yang dipilih, bukan dari keseluruhan TPS yang ada di seluruh Bali dan meminta kepada masyarakat untuk tetap tenang menunggu hasil resmi yang akan diumumkan oleh KPU.

“Sekali lagi saya minta tenang. Kita tunggu hasil resmi dari KPU,” katanya.  

Dari pantauan SP dilapangan, belum adanya keputusan KPUD Bali sipa pemenang dari pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, menyebabkan pendukung dan simpatisan kedua kubu menunda merayakan kemenangan.

Walaupun ada yang merayakan karena berpatokan pada hasil hitung cepat, namun hanya dalam kelompok kecil.   Hasil yang hampir seimbang ini justru membuat aparat keamanan, khususnya polisi harus terus berjaga-jaga terutama di Kantor KPUD Bali, mengantisipasi kalau muncul keributan.

Tampak pasukan brimob didukung kendaraan anti huru hara bersiaga di kantor KPUD Bali mengamankan proses pemilihan pilgub Bali. [137]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»