Ledakan di Solo Berasal Dari Granat
Minggu, 19 Agustus 2012 | 7:34
Granat. [Antara] [SOLO] Ledakan cukup keras di Pospam Gladak, Kota Solo pada Sabtu (18/8),
sekitar pukul 23.32 WIB, berasal dari benda jenis granat yang dilempar oleh
orang tak dikenal dengan mengendarai sepeda motor.
"Pelemparan granat di Pospam Gladak itu, sekitar pukul 23.32 WIB oleh
orang yang tak dikenal dengan mengendarai sebuah sepeda motor yang
berboncengan," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Kombes Pol Asdjima'in
saat olah tempat kejadian perkara hingga Minggu (19/8), sekitar pukul 03.30
WIB.
Namun, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Ia menjelaskan, pelemparan granat tersebut
mengakibatkan kerusakan kursi di Pospam Gladak. Ia pun mengimbau masyarakat
tidak perlu takut beraktivitas. Masyarakat tetap menjalankan ibadah shalat Idul
Fitri 1433 Hijriah.
Kejadian tersebut, katanya, seolah-olah polisi sebagai sasaran penyerangan. "Kami
akan meningkatkan penjagaan dan persiapan di setiap pospam aparat yang
bersenjata dan akan dibantu oleh TNI," katanya.
Tim Crime Scene Investigasi, Laboratorium Forensik Polresta Surakarta dan Polda
Jateng hingga saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara.
Ia menjelaskan, tim menemukan sejumlah serpihan dari benda sejenis granat yang
dilemparkan oleh pelaku di Pospam Gladak. Akan tetapi, hingga saat ini polisi
belum mengetahui jenis granat itu karena masih dalam penyelidikan.
Ledakan di Pospam Gladak di Jalan Jenderal Sudirman Kota Solo pada Sabtu (18/8)
pukul 23.32 WIB, membuat sejumlah anggota polisi dan warga sekitar berlarian
menyelamatkan diri.
Seorang pedagang mi ayam di dekat pospam itu, Suhadi, mengatakan, peristiwa
tersebut saat pengendara sepeda motor yang berboncengan melempakan benda ke
pospam polisi setempat.
Pengendara sepeda motor dari utara, setelah melempar benda tersebut, beberapa
saat terjadi ledakan keras di lokasi kejadian. Ledakan itu, membuat dirinya,
dua orang pembeli, dan sejumlah polisi berlarian menyelamatkan diri.
Pengendara sepeda motor yang berboncengan tersebut menggunakan jaket warna
hitam dan helm warna merah serta biru.
Menurut Kepala UPTD Gasebo Pemkot Surakarta Agus Sismulyono, setelah mendengar
ledakan keras, satu sepeda motor melaju kencang melintas dari barat ke timur di
jalan kawasan Gasebo.
Dirinya langsung lari ke lokasi kejadian untuk melihat apa yang terjadi, karena
di tempat itu ada pedagang mi ayam yang mangkal.
Setelah ledakan granat di pospam tersebut, Wali Kota Surakarta Joko Widodo dan
Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta Kolonel Inf Ahmad Supriyadi menuju
lokasi kejadian. [Ant/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Aiptu LS Sudah Lama Mau Mundur dari Polisi, Tapi Tak Disetujui Atasan
AS Akui Pesawatnya Langgar Wilayah Indonesia
Longsor di Freeport, 21 Tewas, 7 Masih Dicari
Pimpinan Geng Cewek di Pasuruan Dilapokan ke Polisi
Pilgub NTT Putaran Kedua, Frenly Yakin Menang
Layanan Air Bersih di Indonesia Paling Buruk di Dunia
Polda Banten Tangkap Pelaku Penyelundupan Imigran Gelap
