SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Jumat, 24 Mei 2013
Pencarian Arsip

Kotak Hitam Pesawat Sukhoi Ditemukan dalam Kondisi Baik
Rabu, 16 Mei 2012 | 11:23

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Daryatmo [tribunnews] Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Daryatmo [tribunnews]

[JAKARTA] Sebuah bungkusan berisi bagian dari blackbox pesawat Sukhoi Superjet 100 tiba di Bandara Halim Perdana Kusuma pada Rabu (16/5) pagi dengan menggunakan helikopter TNI AU sekitar pukul 09.45 WIB. Kepala Basarnas, Daryatmo memastikan bahwa bungkusan yang dibawanya adalah kotak hitam pesawat Sukhoi Superjet 100 yang jatuh di lereng Gunung Salak, Jawa Barat, Rabu (9/5) lalu. Blackbox yang berhasil dievakuasi tersebut berupa Cocpit Voice Recorder (CVR) pesawat.

"Kita sudah konfirm ke Rusia dan memang itu barangnya," kata Daryatmo di Bandara Halim Perdana Kusuma.

Dikatakan Daryatmo, kondisi CVR dalam keadaan terbakar saat ditemukan di dekat ekor pesawat dengan kedalaman 600 meter dari puncak oleh Tim Charlie Kopassus Selasa (15/5) pagi. Namun, Daryatmo meyakini perangkat tersebut masih dapat diteliti.

Sementara itu, FDR (Flight Data Recorder) pesawat masih terus dicari oleh Tim Evakuasi di lokasi kejadian.

Meski perangkat CVR tersebut sudah ditemukan pada blackbox pagi hari, namun tim evakuasi baru dapat mengkonfirmasi penemuan pada malam harinya. Hal itu menurut Daryatmo karena butuh waktu untuk membawa blackbox dari lokasi ditemukan ke Posko Evakuasi di Cijeruk.

"Sejak kemarin (Selasa, 15/5) sore saya menerima kotak hitam itu, saya tidak bisa menerima telepon atau sms, karena kami belum yakin betul bahwa itu kotak hitam. Kemarin siang barang itu sudah ditemukan tim gabungan, dari Basarnas dan Kopassus, hanya saja untuk membawa barang itu dari lokasi ke Cijeruk butuh waktu," lanjutnya.

Daryatmo menambahkan, selanjutnya blackbox tersebut langsung dibawa ke laboratorium Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) di Gambir, Jakarta Pusat.

Prof Mardjono Siswosuwarno, Ketua penyelidik KNKT untuk Kasus Sukhoi mengatakan dengan kondisi yang telah terbakar blackbox yang ditemukan kali ini kondisinya lebih baik dibanding dengan blackbox pesawat yang terjatuh di Jogja beberapa tahun lalu.
"Di Jogja itu sampai meleleh," katanya.

Blackbox berisi rekaman pembicaraan di kokpit tersebut selanjutnya akan didengarkan dan ditranskrip dari suara ke tulisan. Diharapkan dari enam kanal suara yang ada, setidaknya tiga kanal dapat didengarkan. Pihak KNKT akan meneliti blackbox yang ditemukan tersebut bersama KNKT Rusia. Diharapan proses membaca CVR ini dapat selesai dalam waktu seminggu ke depan.

"Dari suara ke tulisan, harus ada penerjemah dari Rusia ke Inggris lalu Indonesia. Ini hanya merekam suara-suara di kokpit," kata Guru besar teknik penerbangan ITB ini.

Sementara bagian blackbox lainnya berupa FDR, hingga saat ini belum juga ditemukan. Mardjono mengatakan, diharapkan FDR yang merekam kondisi selama penerbangan dapat segera ditemukan.

"Yang lama itu transkrip nanti langkah selanjutnya, dua-duanya terbaca dan akan kita sinkronkan," kata Mardjono.

Mengenai langkah evakuasi yang akan dilakukan berikutnya, Daryatmo menyatakan meski salah satu bagian blackbox telah ditemukan, pihaknya akan tetap melanjutkan proses evakuasi hingga waktu yang belum ditentukan.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI, Roy Suryo menegaskan pihaknya telah diyakinkan oleh KNKT Rusia, dan Indonesia, mengenai penelitian blackbox tetap dilakukan di bawah komando Indonesia. [FFS]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN