Kerusuhan LP Kerobokan Segera Dicari Langkah Hukum
Rabu, 22 Februari 2012 | 15:45
Menkumham, Amir Syamsuddin [google] [JAKARTA] Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsudin mengatakan bahwa kerusuhan yang terjadi di
Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kerobokan, Bali, Selasa (21/2) malam
dilatarbelakangi kerusuhan sebelumnya, pada Minggu 19 Februari 2012, lalu.
“Masih merupakan rangkaian kejadian hari Minggu rupanya kebijakan dari Kepala
LP kurang memuaskan beberapa pihak, sehingga berlanjut ke aksi protes berbuntut
pada pembakaran,” jelas dia sebelum menghadiri sidang kabinet paripurna di
Istana Presiden, Jakarta, Rabu (22/2).
Menurut dia, kerusuhan kembali terjadi karena ada pihak-pihak yang merasa tidak
puas dengan cara penanganan yang dilakukan pihak lapas terhadap kerusuhan pada
Minggu lalu. ”Masalah ketidakpuasan itu kan sangat subyektif sifatnya. Tidak
bisa serta-merta dijadikan pegangan sebelum kita melakukan penelitian yang
seksama. Dan, telah berada di lokasi Sekjen, Irjen dan Kakanwil kami disana (LP
Kerobokan),” tambahnya.
Amir pun mengatakan, keputusan dan langkah-langkah resmi terkait hal tersebut
akan diambil paling lambat Kamis (23/2) esok.
Seperti diketahui, pada Selasa, 21 Februari 2012 pukul 23.00 WITA, Penjara
Kerobokan yang berisi sekitar 1.000 narapidana terbakar. Api yang berasal dari
ruang kantor depan lembaga pemasyarakatan merembet ke semua blok tahanan
sehingga memaksa tahanan harus mendobrak pintu penjara. Saat ini, semua tahanan
berada di luar penjara dengan penjagaan yang ketat dari pihak kepolisian.
Penjara Kerobokan sudah beberapa kali diguncang kerusuhan. Penjara yang
menampung sekitar 1.000 narapidana ini pada 25 Juni 2011 juga dilanda kerusuhan
ketika petugas Badan Narkotika Nasional akan meringkus Riyadi, pengedar narkoba
di dalam penjara. [O-2]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kapal Pengangkut Batubara Tenggelam di Perairan Merak
Subak Diakui Dunia, Masyarakat Bali Gembira
Larangan Beribadah Harus Dilaporkan ke Dewan PBB
BBM Langka di Lampung, Pertamina ‘Ngapain Aja?’
Duit Kencan Kurang Rp 20 Ribu, Pria Bunuh Wanita Penghibur
Rusuh di Jambi, 60 Rumah Karyawan Perusahaan Sawit Dibakar
Jika Tak Kuat Mental, Keluarga Disarankan Tidak Lihat Jasad Korban Sukhoi
Duel di Kafe, Satu Tewas Ditebas Pedang
