Jalan Tol Lintas Sumatera Siap Dibangun
Rabu, 22 Februari 2012 | 8:27
MeneriPendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN dan RB) Azwar Abubakar memberikan penghargaan kepada Gubernur Riau Rusli Zainal (keempat dari kanan) atas kinerja pemerintahan daerah yang baik. Penghargaan juga diberikan kepada Pemerintah Provinsi DIY, Kalbar, Kepri, Maluku, NTB, Sulut, Sumbar, Sumsel, Kalsel, NTT, Bali, DKI Jakarta, Jabar, Jatim, dan Sulteng. [Istimewa] [PALEMBANG] Para gubernur se-Sumatera
berkumpul di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (20/2).
Mereka membahas percepatan pembangunan jalan
tol sepanjang Sumatera yang membentang dari Lampung hingga Aceh. Pertemuan
dipimpin Menteri BUMN Dahlan Iskan.
Dalam press release yang dikirim ke SP,
Rabu (22/2), Dahlan menghargai dan mengapresiasi semangat para gubernur
se-Sumatera untuk pembangunan tol tersebut.
"Saya yakin, ini bisa segera kita wujudkan. Kalau ini jadi, maka Jawa akan
kalah,” kata Dahlan di depan para gubernur.
Dahlan didampingin Deputi Kementerian BUMN
bidang Infrastruktur Sumaryanto, Dirut Jasa Marga Adityawarman dan Direktur
Pengembangan Usaha Jasa Marga Abdul Hadi.
Dahlan menegaskan, pihaknya tidak berarti
mencaplok kerja Menteri Pekerjaan Umum. Namun karena rencana pembangunan jalan
tol ini akan dilakukan bersama PT Jasa Marga, yang kebetulan berada di bawah
kekuasaan Menteri BUMN, maka dirinya terlibat.
Menurutnya pembangunan tol di Pulau Sumatera
dapat memacu pembangunan ekonomi di kawasan tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar tiga jam disepakati
beberapa poin penting.
Pertama, jalan tol di Sumatera mutlak dipercepat pembangunannya. Kedua,
secara finansial jalan tol belum layak, tapi secara ekonomis sangat layak.
Ketiga,
yang terbesar mengambil manfaat jalan tol adalah wilayah yang dilewati bukan
perusahaan jalan tolnya.
Keempat, disepakati membentuk konsorsium antara PT Jasa Marga dengan
masing-masing provinsi, kabupaten/kota yang bersangkutan. Kelima,
konsorsium terbuka untuk perusahaan BUMN lainnya dan swasta.
Keenam, peran masing-masing provinsi dalam konsorsium tersebut, yakni
perizinan termasuk AMDAL, pencadangan kawasan ekonomi, pembebasan lahan, dan
setoran penyertaan saham. “Saham ini nanti kita sesuaikan dengan kemampuan
masing-masing daerah,” terang pendiri Jawa Pos Group ini.
Riau Paling Siap
Di tempat terpisah, Gubernur Riau Rusli Zainal menyatakan kesiapan atas rencana
pembangunan jalan tol tersebut. Kesiapan itu karena jalan tol Pekanbaru-Dumai
sepanjang 126 km sudah selesai pembebasan lahannya tahun ini.
Selain Pekanbaru-Dumai, Riau juga merencanakan pembangunan jalan tol
Pekanbaru-Pelalawan-Rengat (202 km), Pekanbaru-Siak-Buton (70 km),
Pekanbaru-perbatasan Sumbar (150 km) dan Rengat-Kuala Enok (70 km).
“Dengan potensi kekayaan alam Riau yang luar
biasa. Mulai dari sawit yang membentang luas, minyak, batubara dan berbagai
potensi lainnya, maka tidak ada alasan untuk tidak membangun jalan tol di Riau.
Semua potensi sudah idle (tersedia) di Riau,” kata Rusli. [R-14]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Kapal Pengangkut Batubara Tenggelam di Perairan Merak
Subak Diakui Dunia, Masyarakat Bali Gembira
Larangan Beribadah Harus Dilaporkan ke Dewan PBB
BBM Langka di Lampung, Pertamina ‘Ngapain Aja?’
Duit Kencan Kurang Rp 20 Ribu, Pria Bunuh Wanita Penghibur
Rusuh di Jambi, 60 Rumah Karyawan Perusahaan Sawit Dibakar
Jika Tak Kuat Mental, Keluarga Disarankan Tidak Lihat Jasad Korban Sukhoi
Duel di Kafe, Satu Tewas Ditebas Pedang
