SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 16 April 2014
Pencarian Arsip

DPS Pilgub Jateng Diumumkan Mulai Hari ini
Sabtu, 9 Februari 2013 | 7:36

Ilustrasi pilkada. [Google] Ilustrasi pilkada. [Google]


[SEMARANG] KPU akan mengumumkan daftar pemilih sementara (DPS) pilgub pada Sabtu (9/2) hingga 1 Maret di kantor kelurahan dan tempat-tempat strategis. Masyarakat diharapkan aktif mengecek DPS untuk mengetahui apakah namanya sudah terdaftar atau belum.

Mereka yang belum terdata dapat segera melapor ke Panitia Pemungutan Suara di daerah masing-masing.
Untuk memudahkan akses lintas wilayah, KPU menyiapkan DPS online yang dapat diakses melalui laman www.kpu-jatengprov.go.id setelah 15 Februari. Daftar pemilih tetap (DPT) pilgub baru akan diumumkan pada 1 April.

Dalam daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4) yang diserahkan Pemprov Jateng kepada KPU,  tercatat potensi pemilih pilgub 29,6 juta jiwa. Jumlah itu berselisih sekitar 3,4 juta dengan DP4 Pemilu 2014 yang tercatat 26,2 juta.
 
Ketua KPU Jateng Fajar Saka, Jumat (8/2) mengatakan, meski ada kejanggalan karena selisih sangat banyak, sesuai peraturan pihaknya tetap akan menggunakan data dari pemprov. Data itu akan dimutakhirkan dengan proses pencocokan dan penelitian di lapangan.

"Kami juga berencana menggunakan DPT pilgub untuk Pemilu 2014," tegasnya.

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Teguh Purnomo meminta KPU memberi perhatian serius pada perbedaan data itu.
 
"Perbedaan data ini bukan sesuatu yang biasa karena bisa berpotensi negatif. Patut diingat, data pemilih ini yang sering menimbulkan konflik setelah pemilihan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertransduk Jateng Agus Tusono menjelaskan, selisih data sebanyak 3,4 juta itu terjadi karena acuan pendataan penduduk berbeda. Pilgub mengacu pada Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK), sedangkan Pemilu 2014 menggunakan Data Agregat Kependudukan per Kecamatan (DAK2).

Menurut Agus, SIAK dan DAK2 terus dipadukan seiring dengan proses rekam data KTP elektronik.

"Tidak bisa saling mengklaim DAK2 yang disusun Kemendagri atau SIAK dari kabupaten/kota paling benar. Keduanya akan terus dikoreksi dan dipadukan dengan data KTP elektronik," jelasnya.  (142)




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



Pemilu 2014

selengkapnya »»

AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN