SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 19 Juni 2013
Pencarian Arsip

Beras Kalbar Dijual ke Sarawak Malaysia
Senin, 9 Juli 2012 | 15:35

Ilustrasi cadangan beras [google] Ilustrasi cadangan beras [google]

[PONTIANAK] Sebenarnya jika dilihat dari segi luas lahan persawahan di Wilayah Kalbar, maka Kalbar dapat dikatakan sudah swa sembada  atau surplus besar. Namun yang terjadi selama ini, beras Kalbar  banyak yang dijual ke Sarawak Malaysia dan sebaliknya banyak juga beras yang didatangkan dari Pulau Jawa.

Kepala dinas  Pertanian Pemprov Kalbar Ir Hazairin Senin (9/7) mengatakan, pada dasarnya Kalbar sudah surplus beras namun banyak beras dari Kalbar yang di jual ke Wilayah Sarawak Malaysia. 

Ia mengatakan, jumlah beras Kalbar yang dijual ke Sarawak Malaysia tidak diketahui secara pasti. Karena masyarakat khususnya yang berada di perbatasan Sarawak Malaysia maupun yang berada di sekitar perbatasan secara langsung menjual beras ke Sarawak Malaysia melalui jalan perbatasan atau “jalur tikus” di sepajang perbatasan.

Jadi untuk mengetahui berapa banyak beras Kalbar yang di jual ke Sarawak Malaysia sangat sulit diketahui. Namun yang pasti pada saat harga beras mahal di Malaysia, maka warga selalu menjual ke Malaysia. Secara khusus daerah penghasil beras yang paling besar di Kalbar yaitu di daerah Kabupaten Sambas.

Daerah ini juga merupakan daerah yang berbatasan langsung dengan Sarawak Malaysia khususnya di PLB Aruk Sajingan. Namun sebaliknya juga, beras kebutuhan untuk Kalbar banyak juga yang didatangkan dari daerah Pulau Jawa.

Hal ini sangat tergantung kepada kondisi atau harga pasar, artinya jika harga beras lebih murah di  Jawa maka akan didatangkan dari Jawa. Ia menambahkan, sekarang ini mulai masuk musim tanam, diperkirakan yang sudah ditanam mencapai 125 ribu hektar. 

Selanjutnya, hingga bulan September pada puncak musim tanam nanti diperkirakan luas lahan yang sudah ditanam mencapai 250 ribu hektar. Lahan ini tersebar di beberapa kabupaten seperti  Kabupaten Kubu Raya, Landak, Sambas, Bengkayang, Sekadau, Ketapang dan kabupaten Pontianak.    

Sementara luas lahan yang paling luas ditanam adalah Kabupaten Sambas, Landak dan Kubu Raya. Pihaknya mengharapkan agar kondisi cuaca dapat mendukung musim tanam, sebab cuaca ini sangat berpengaruh terhadap hasil panen petani. Dengan cuaca yang baik dan sisitim pertanian yang baik diharapkan hasil panen petani sesuai dengan target yang sudah ditetapkan.[146]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN