Asrama Milik Polres Serang Terbakar
Sabtu, 11 Agustus 2012 | 9:03
Asrama milik Polres Serang, yang terletak persis di belakang Mapolres Serang, Jumat (10/8), terbakar.Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun atap gedung asrama hangus dilalap si jago merah. [SP/Laurens Dami] [SERANG] Asrama milik Polres Serang, Banten,
khususnya di Blok A yang terletak di belakang Mapolres Serang,
hangus terbakar, Jumat (10/8).
Sebanyak
12 kepala keluarga dinyatakan selamat. Penyebab kebakaran belum diketahui. PolresSerang sendiri masih melakukan penyelidikan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran berawal dari sisi bangunan sebelahkanan kemudian api terus merembet ke semua bangunan hingga membakar keseluruhan bangunan Blok A Asrama Polisi Polres Serang.
Para
penghuni asrama terlihat sibuk menyelamatkan barang-barang yang ada di dalam rumah. Bahkan ada juga penghuni asrama yang terlihat menangis histeris, karena beberapa barang berharga di dalam rumahnya tidak terselamatkan.
Selain itu, anggota Polres Serang mengevakuasi 4 tahanan dari ruang tahanan yang berada tepat di belakang bangunan
yang terbakar tersebut. Keempat tahanan tersebut dievakuasi ke Polsek Kota Serang.
Ny Desi(45), salah seorang penghui asrama polisi tersebut mengakutidak mengetahui sumber api.
Dia mengaku, ketika sedang berada dalam rumah, dia mendengar teriakan dari tetangga, dan spontan berhamburan ke luar dari rumah.
“Saya sendiri tidak tahu api itu sumbernya dari mana. Saya melihat api sudah melalap atap gedung asrama,”
ujarnya.
Selang
15 menit kemudian, 4 unit kendaraan water
canon milik Polda Banten diturunkan untuk memadamkan api.
Namun, kondisi api yang terus membesar sangat sulit untuk dipadamkan.
Tidak lama berselang, dua unit mobil pemadan kebakaran dari Kabupaten Serang dan satu unit dari Kota Cilegon mendatangi lokasi kejadian untuk memadamkan api.
Selain itu,
mobil kebakaran dari PT Krakatau Steel dan PT Indah Kiat juga turut dikerahkan,
untuk memadam api. Berkat kerja keras dari petugas pemadam kebakaran, api berhasil dipadamkan selama 30 menit.
Kapolres Serang AKBP Ady Soeseno mengatakan, jumlah asrama
yang terbakar sebanyak 12 unit. Semua penguhuni selamat dalam peristiwa kebakaran ini. "Jumlahnya ada
12 unit yang terbakar dan itu diisi oleh
12 kepala keluarga," ujarnya.
Menurut Ady, semua keluarga yang menjadi korban kebakaran ini langsung dievakuasi dan diberikan santunan untuk mencari tempat tinggal baru. “Kami akan berikan santunan bagi para korban kebakaran ini,”
ujarnya.
Ady menduga, bangunan peninggalan zaman Belanda ini terbakar akibat korsleting listrik atau hubungan arus pendek. Namun untuk kepastiannya, akan dilakukan penyelidikan penyebab kebakaran.
“Kami sudah memasang police line (garis polisi) di lokasi kejadian untuk memudahkan proses penyelidikan,”
katanya. [149]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pasti-Kerta Menang Tipis Pilgub Bali
Pilkada Gubernur NTT Putaran Kedua Dimulai
KPU Kabupaten Gelar Pleno Pilgub Bali
Pilgub NTT: Esthon-Paul Unggul Sementara
Hypermart Kedua di Kota Ambon Diresmikan
Terlibat Politik Uang, Istri Gubernur NTT Terancam Pidana
Gadis Remaja Diperkosa 5 Anggota Geng Motor
Uskup Agung Semarang Keberatan Fotonya Digunakan Kampanye Pasangan Hadi-Don
