SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Minggu, 26 Mei 2013
Pencarian Arsip

Antrean Truk di Merak Tak Kunjung Terurai
Senin, 9 Juli 2012 | 6:47

Antrean truk di Pelabuhan Merak kembali terjadi (SP/Laurens Dami)

Antrean truk di Pelabuhan Merak kembali terjadi (SP/Laurens Dami)

[MERAK] Antrean ribuan kendaraan truk di Pelabuhan Merak yang terjadi sejak pekan lalu, hingga Minggu (8/7) malam tak kunjung terurai secara tuntas oleh operator pelabuhan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak.   Ribuan truk yang akan melakukan penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung masih antre hingga mencapai jalan tol Tangerang-Merak atau sepanjang 11 kilometer dari Pelabuhan Merak.

Berdasarkan pantuan, antrean kendaraan sedikit terurai setelah PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak mengoperasikan sebanyak 26 kapal roll on roll off (roro). Namun, antrean kendaraan tetap terjadi karena pengoperasian 26 kapal roro tidak berjalan optimal. Ekor antrean truk mencapai jalan tol Tangerang-Merak. Pangkal antrean  mulai dari jalan laying (fly over) Merak, hingga gerbang tol Merak sepanjang 5 kilometer. Sedangkan untuk antrean truk di jalan tol sendiri sepanjang 6 kilometer.    

Memang kalau diamati,  antrean kendaraan truk sedikit berkurang 4 kilometer dibandingkan dengan kondisi antrean  truk pada Jumat (6/7) lalu yang panjangnya mencapai 15 kilometer. Penyusutan jumlah kendaraan ini, karena PT ASDP Indonesia Ferry telah mengoperasikan sebanyak 26 kapal dan capaian trip pengoperasian kapal sebanyak 86 trip.

Dikatakan, total kendaraan campuran yang telah terangkut kapal dan diseberangkan dari Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakeuheni sebanyak 6.793 uni. Sedangkan, jumlah truk yang belum terangkut dan masih berada di luar pelabuhan diperkirakan  sekitar 1.600 unit. “Kami telah berupaya maksimal untuk mengatasi kepadatan yang terjadi dalam beberapa hari ini. Kami juga telah mempersiapkan langkah-langkah percepatan untuk menguraikan kepadatan tersebut,” ungkap Corporate Secretary PT. ASDP Indonesia Ferry, Christine Hutabarat, Minggu (8/7).

Langkah-langkah lain yang dilakukan PT. ASDP Indonesia Ferry. kata Christine Hutabarat, tetap mempertahankan armada yang beroperasi sebanyak 26 unit kapal. Untuk bisa mewujudkan itu, PT ASDP Indonesia Ferry juga sangat mengharapkan peran dari Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai dan Penyeberangan (Gapasdap) untuk memastikan kondisi kapal-kapal yang beroperasi sehingga langkah percepatan  menyelesaikan kondisi antrean kendaraan truk tersebut bisa segera terwujud. “Kami akan terus berupaya mempertahankan jumlah kapal minimal 26 unit hingga antrean kendaraan truk dapat terurai secara tuntas,” jelas Christine.

Tidak hanya itu, PT ASDP Indonesia Ferry juga mempercepat port time untuk kapal dengan bobot 3.500 GT yaitu selama 45 menit dari biasanya selama satu jam. “Personil bantuan dari PT ASDP Indonesia Ferry sudah ditempatkan di titik-titik kritis di dalam pelabuhan, berada di bawah komando General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak,” ujarnya.

PT. ASDP Indonesia Ferry juga, kata Christine, telah bekerjasama dengan pihak Polda Banten untuk menempatkan petugas Bawah Kendali Operasi (BKO) di setiap 1 kilometer antrean truk. Hal ini dilakukan untuk mempercepat penarikan kendaraan dari kilometer 92. “Kami juga mendatangkan KMP Roditha sebagai kapal bantuan. Dan KMP Roditha telah sampai di Merak Minggu (8/7),” ujar Christine.

Petugas Sentra Komunikasi (Senkom) PT Marga Mandala Sakti (MMS) Nasrudin mengatakan, truk yang melakukan antre di dalam tol Tangerang-Merak mulai berkurang. Kondisi antrean truk berada di kilometer 92. Antrean kendaraan dari berbagai jenis di gerbang tol Cilegon Timur akibat adanya pengalihan, sudah tidak terlihat lagi. Namun, titik antrean kendaraan masih terlihat di interchange gerbang Cilegon Timur atau jalur keluar dari jalan tol, akibat adanya kepadatang arus lalulintas di pusat Kota Cilegon. “Kami berharap, antrean kendaraan truk cepat teratasi sehingga lalu lintas di jalan tol bisa berjalan lancar seperti semula,” katanya. [149]




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN