Antrean Panjang Kendaraan Masih Terjadi di Puncak
Selasa, 21 Agustus 2012 | 20:58
Kemacetan di kawasan puncak, Bogor, Jawa Barat. [Antara] [CIPANAS] Antrean panjang kendaraan terjadi di seluruh
kawasan puncak mulai dari Cipanas hingga tol Jagorawi pada Selasa (21/8) pagi,
sekitar pukul 07.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. Ribuan warga yang melintasi
kawasan puncak hanya bisa pasrah melihat kondisi tersebut.
Pantauan SP, sejak Selasa pagi hingga malam, ribuan
kendaraan berhenti total di jalan. Jarak
tempuh per jam sekitar 5-10 meter. “Kita cuma bisa pasrah dengan situasi seperti ini,” kata
Yolan Edison, pengendara.
Sekitar pukul 18.45 wib, kendaraan dari puncak menuju Jakarta perlahan bergerak,
setelah polisi memberlakukan buka tutup satu arah.
Sementara itu, antrean panjang kendaraan sepanjang lima
kilometer masih terlihat di Jalur Puncak-Cianjur, Jabar, meskipun sistem buka
tutup satu arah sempat diberlakukan pukul 17.00 WIB, menuju Bogor.
Padatnya kendaraan milik pendatang yang keluar masuk dari tempat wisata, hotel
dan rumah makan yang ada di wilayah Puncak-Cipanas, menjadi salah satu faktor
terjadinya kemacetan di sepanjang jalur tersebut.
Kabag Ops Polres Cianjur, Kompol Gatot Satrio Utomo, membenarkan hal tersebut.
Akibat melonjaknya tingkat kujungan ke tempat wisata yang ada di kawasan
tersebut, membuat sebagian besar jalur utama dan alternatif dipadati kendaraan.
"Arus kendaraan dari dua arah, terus meningkat hingga sore menjelang dan
berbaur dengan kendaraan wisatawan yang keluar dari tempat wisata, hotel dan
restoran yang banyak terdapat di kawasan itu. Akibatnya antrian panjang
kendaraan tidak bergerak, terlihat dari siang hingga malam," katanya.
Selain mengarahkan pengguna jalan ke jalur alternatif, pihaknya sempat
melakukan rekayasa arus lalu lintas dengan cara, memasang pagar pembatas dan
mengarahkan kendaraan wisatawan yang keluar dari tempat wisata untuk masuk ke
beberapa jalur alternatif.
"Kami juga menerjunkan seluruh personil yang ada di empat pos pam yang ada
di Jalur Puncak-Cipanas, untuk turun ke jalan, guna mengatur arus lalulintas,
agar macet total dapat dihindari, menjelang siang, rantai kamacetan sempat
terputus," ungkapnya.
Namun menjelang sore, volume kendaraan wisatawan kembali menumpuk keluar dari
tempat wisata seperti Kebun Raya Cibodan dan Taman Bunga Nusantara, berbaur
dengan pendatang yang hendak kembali ke daerah asalnya di Jalur Cipanas-Puncak,
mengakibatkan macet total sepanjang 15 kilometer, menuju Bogor.
Pantauan di lokasi hingga malam antrean panjang kendaraan menuju Bogor, kembali
terjadi, sepanjang tujuh kilometer. Kendaraan sempat terhenti selama beberapa
puluh menit, sehingga pengemudi memilih untuk beristirahat di tepi jalan atau
di area parkir rumah makan.
"Kami memilih untuk istirahat di area parkir rumah makan ini, karena sudah
terjebak selama dua jam, untuk jarak delapan kilometer, keluar dari Kebun Raya
Cibodas. Kami menunggu dibukanya satu arah," kata Lukman (29) wisatawan
asal Jakarta Timur, saat ditemui di Jalan Raya Ciloto, Puncak.[Ant/L-8]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Klewang Libatkan Keluarga Bentuk Kerajaan Geng Motor
Berdharma Wisata Ke Tanah Lot, Siswa SMP Lumajang Nyolong Motor
Pesawat Lion JT 0535 Rusak Lagi, Penumpang Kecewa
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Menag: Kementerian Agama Sendiri Tidak Bisa Bubarkan Ahmadiyah
