Ada Mahasiswi Jakarta Kena Razia Hotel Mesum di Samarinda
Minggu, 22 Juli 2012 | 14:52
Ilustrasi razia pasangan mesum [google] [SAMARINDA] Polsekta Samarinda Ilir, Polda Kalimantan
Timur, mengamankan seorang mahasiswi asal Jakarta bersama seorang pria
pada razia yang digelar di sejumlah hotel mesum, Sabtu malam hingga
Minggu dinihari.
Wakil Kepala Polsekta Samarinda Ilir, Ajun
Komisaris Darsono, kepada wartawan, Minggu dinihari menyatakan,
mahasiswi asal Jakarta itu diamankan dari kamar sebuah hotel di kawasan
Citra Niaga bersama seorang pria asal Kota Bontang.
"Pada
operasi pengecekan sejumlah hotel melati sebagai upaya memberikan rasa
aman kepada warga selama bulan ramadan ini, kami merazia sejumlah hotel
melati dan berhasil mengamankan tiga pasangan bukan suami istri, salah
satunya seorang mahasiswi asal Jakarta," ungkap Darsono.
Saat digrebek, mahasiswi asal Jakarta tersebut sempat bersembunyi di
dalam kamar mandi hotel, sementara pasangan prianya ditemukan tanpa
mengenakan pakaian tengah berbaring diatas tempat tidur.
"Mahasiswi bersama teman prianya itu selanjutnya kami amankan untuk
dimintai keterangan bersama dua pasangan bukan suami istri lainnya yang
kami amankan di hotel Gelora," katanya.
"Pengecekan hotel
melati pada hari pertama puasa ini kami lakukan di tiga hotel yakni di
Hotel Lambung dan hotel Gading Kencana namun kami tidak menemukan adanya
pasangan bukan suami istri di kedua hotel itu sementara tiga pasangan
itu kami amankan di Hotel Gelora kawasan Citra Niaga," ungkap Darsono.
Ketiga pasangan mesum itu lanjut Darsono hanya didata kemudian akan dipulangkan pada Minggu pagi.
"Mereka hanya di data selanjutnya diberi pengarahan dan akan segera
dipulangkan. Razia seperti ini akan terus kami lakukan selama ramadan
untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta menghindari adanya
aksi sweeping yang dilakukan kelompok masyarakat sebab kewenangan
tersebut merupakan tanggung jawab aparat kepolisian," kata Darsono.
Ditemui di Kantor Polsubsektor Mulawarman, Minggu dinihari,
pasangan mahasiswi asal Jakarta yang tidak ingin jatidirinya disebutkan
itu mengaku, terpaksa menginap di hotel karena kemalaman.
"Saya baru menjemputnya di Bandara Sepinggan Balikpapan dan hendak
pulang ke Kota Bontang, namun karena kemalaman saya dan pacar saya
terpaksa menginap di hotel," ungkap pria tersebut. [Ant/L-9]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Penghitungan KPU NTT, Frenly Masih Memimpin
Kapolda NTT: Tugas Polisi Pengamanan Bukan Hitung Suara!
Kapolri Harus Beri Sanksi Keras Kapolda Papua
Akhirnya Pendukung Rustri Beralih ke Ganjar
Kawah Gunung Merapi Keluarkan Gas Beracun
Biaya Tinggi di Dalam Lapas, Alasan Napi Kendalikan Jaringan Narkotika
Ribuan Pelajar Di Sumut Tidak Lulus UN
Usut Aliran Rekening Gendut Aiptu Sitorus, Penyedia Jasa Keuangan Diperiksa
