SP Logo
Selamat datang Tamu   |   
Rabu, 22 Mei 2013
Pencarian Arsip

2015, Kendaraan di Palembang Gunakan BBG
Sabtu, 12 Mei 2012 | 9:01

Sebuah kendaraan sedang mengisi bahan bakar gas (BBG). [Antara] Sebuah kendaraan sedang mengisi bahan bakar gas (BBG). [Antara]

[PALEMBANG] Untuk mendukung program langit biru, pemerintah kota Palembang menargetkan tahun 2015 semua kendaraan umum harus berbahan bakar gas (BBG). Menurut Kepala Dinas Perhubungan kota Palembang, Masripin Sabtu (11/5) pagi, saat ini di Palembang masih terdapat sekitar 1.450  kendaraan umum di bawah tahun 2007. Namun seiring program pemakaian BBG, jumlah tersebut akan semakin di kurangi terutama untuk kendaraan di bawah tahun 2007. “Sekarang di Palembang sebanyak 200 kendaraan umum berbahan bakar gas, dan 83 jenis bus. Sementara dalam waktu dekat akan ditambah menjadi 400 kendaraan lagi, termasuk kendaraan dinas milik pemerintah kota Palembang,” ujar Masripin usai pemasangan Converter Kit CNG armada Blue Bird, Kamis (10/5) di Palembang. Selain itu dituturkanya, pihaknya juga akan menghapuskan kendaraan-kendaraan umum tua yang sudah diatas usia 2007 ke bawah, termasuk bus kota akan diremajakan. "Untuk ke depannya semua angkutan  umum dari 2007 ke atas diharuskan memakai BBG, serta 237 unit bus kota yang  tidak masuk dalam program, karena pembatasan umur kendaraan berdasarkan peraturan walikota,” tuturnya. Dikatakannya pemerintah Kota Palembang pernah melakukan ujicoba pemakaian converter kit untuk kendaraan jenis diesel atau bahan bakar solar,  namun  tidak cocok dan ada yang rontok karena overhaul. “Kami meminta para pengusaha angkutan agar memakai corverter kit, karena masih dibantu oleh pemerintah, kalau mereka memasang sendiri biayanya bisa mencapai Rp 18 juta per unit,” ujarnya. Dijelaskannya, persoalan saat ini belum banyaknya kendaraan yang memakai gas, karena masih terkendala SPBG (Stasiun pengisian bahan bakar gas). Tetapi akhir Mei ini pemerintah telah menambah 4 unit SPBG di Palembang.  "Memang harus di imbangi dengan pelayanan SPBG. Idealnya satu SPBG layani 600 armada sekarang baru sekitar 400 unit, masih cukup aman, hanya saja kendalanya mungkin belum 24 jam pelayanannya,” jelasnya. Sementara Direksi Blue Bird Group  Andre Djokosoetom  mengatakan pihaknya akan mendukung program Ramah lingkungan pemerintah kota Palembang, maupun kota lain. “Sekarang ini kami berada di 11 Kota di Indonesia, dengan 15 ribu armada, tentunya jika semua pakai BBG pemerintah ada kepastian suplai gas, serta memperkecil koverter kit di begasi,” ujar Andre.[133]  




Kirim Komentar Anda

Silahkan login untuk memberi komentar

Hanya teks dan link yang diperbolehkan.


Komentar Untuk Artikel Ini

Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!



AKTIVITAS & REKOMENDASI TEMAN