2015, Kendaraan di Palembang Gunakan BBG
Sabtu, 12 Mei 2012 | 9:01
Sebuah kendaraan sedang mengisi bahan bakar gas (BBG). [Antara] [PALEMBANG] Untuk mendukung program langit biru, pemerintah kota Palembang menargetkan tahun 2015 semua kendaraan umum harus berbahan bakar gas (BBG). Menurut Kepala Dinas Perhubungan kota Palembang, Masripin Sabtu (11/5) pagi, saat ini di Palembang masih terdapat sekitar 1.450 kendaraan umum di bawah tahun 2007. Namun seiring program pemakaian BBG, jumlah tersebut akan semakin di kurangi terutama untuk kendaraan di bawah tahun 2007. “Sekarang di Palembang sebanyak 200 kendaraan umum berbahan bakar gas, dan 83 jenis bus. Sementara dalam waktu dekat akan ditambah menjadi 400 kendaraan lagi, termasuk kendaraan dinas milik pemerintah kota Palembang,” ujar Masripin usai pemasangan Converter Kit CNG armada Blue Bird, Kamis (10/5) di Palembang. Selain itu dituturkanya, pihaknya juga akan menghapuskan kendaraan-kendaraan umum tua yang sudah diatas usia 2007 ke bawah, termasuk bus kota akan diremajakan. "Untuk ke depannya semua angkutan umum dari 2007 ke atas diharuskan memakai BBG, serta 237 unit bus kota yang tidak masuk dalam program, karena pembatasan umur kendaraan berdasarkan peraturan walikota,” tuturnya. Dikatakannya pemerintah Kota Palembang pernah melakukan ujicoba pemakaian converter kit untuk kendaraan jenis diesel atau bahan bakar solar, namun tidak cocok dan ada yang rontok karena overhaul. “Kami meminta para pengusaha angkutan agar memakai corverter kit, karena masih dibantu oleh pemerintah, kalau mereka memasang sendiri biayanya bisa mencapai Rp 18 juta per unit,” ujarnya. Dijelaskannya, persoalan saat ini belum banyaknya kendaraan yang memakai gas, karena masih terkendala SPBG (Stasiun pengisian bahan bakar gas). Tetapi akhir Mei ini pemerintah telah menambah 4 unit SPBG di Palembang. "Memang harus di imbangi dengan pelayanan SPBG. Idealnya satu SPBG layani 600 armada sekarang baru sekitar 400 unit, masih cukup aman, hanya saja kendalanya mungkin belum 24 jam pelayanannya,” jelasnya. Sementara Direksi Blue Bird Group Andre Djokosoetom mengatakan pihaknya akan mendukung program Ramah lingkungan pemerintah kota Palembang, maupun kota lain. “Sekarang ini kami berada di 11 Kota di Indonesia, dengan 15 ribu armada, tentunya jika semua pakai BBG pemerintah ada kepastian suplai gas, serta memperkecil koverter kit di begasi,” ujar Andre.[133]
Komentar Untuk Artikel Ini
Jadilah yang pertama untuk menulis pendapat Anda!
Pengembang Ngotot Membangun di Hutan Kota Bandung
Belum Ada Pengumuman Pemenang Pilgub, Dua Kandidat Diminta Jaga Kedamaian Bali
Orang Miskin Dipersulit Masuk PTN di Jawa
SBY Kagum Nonton Film Kolosal ”Sang Kyai”
Aiptu LS Sudah Lama Mau Mundur dari Polisi, Tapi Tak Disetujui Atasan
Longsor di Freeport, 21 Tewas, 7 Masih Dicari
Menag: Kementerian Agama Sendiri Tidak Bisa Bubarkan Ahmadiyah
Dipecat, Ketua RT Gugat Lurah ke PTUN
